Yayasan Al Akhyar Kalimurni Bogor Gelar Peringatan Isra Mi’raj dan Cucurak Sambut Ramadhan 1447 H

0
Yayasan Al Akhyar
Yayasan Al Akhyar Kalimurni Kota Bogor yang menaungi MTs Manba'ul Islam dan SMK YAK 1 Kota Bogor menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan tradisi cucurak dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H. Foto : Ist

NARASITODAY.COM, BOGOR – Yayasan Al Akhyar Kalimurni Kota Bogor yang menaungi MTs Manba’ul Islam dan SMK YAK 1 Kota Bogor menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan tradisi cucurak dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kampus Yayasan Al Akhyar Kalimurni, Sabtu (14/2/2026).

Peringatan yang menjadi agenda rutin tahunan ini bertujuan meningkatkan keimanan siswa, menghayati perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW, serta menjadikan beliau sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga sekolah menjelang bulan puasa.

Mengusung tema “Meneladani Perjalanan Rasulullah, Menjadikan Sholat Sebagai Charger Iman Untuk Melawan Rasa Mager”, acara dihadiri Ketua Yayasan Al Akhyar Kalimurni Daryani yang akrab disapa Pacer, Kepala MTs Manba’ul Islam Akhmad Taufik, Kepala SMK YAK 1 Ade Abdul Haris, para guru, serta siswa dari kedua sekolah.

Baca Juga :  Bupati Bogor Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Jasinga, Pendidikan Gratis untuk Anak Kurang Mampu Segera Hadir

Rangkaian kegiatan diisi dengan tausyiah, doa bersama, dan diakhiri dengan cucurak atau makan bersama yang diikuti seluruh siswa dan guru. Suasana berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.

Ketua Yayasan Al Akhyar Kalimurni, Daryani, menekankan pentingnya menjaga shalat lima waktu sebagai implementasi dari peringatan Isra Mi’raj. Menurutnya, shalat dapat membentuk karakter dan memperbaiki perilaku siswa.

“Melalui perayaan gabungan ini diharapkan terjalin kebersamaan yang kuat antara siswa, guru, dan warga sekolah. Ini menjadi momentum refleksi spiritual sebelum memasuki bulan puasa sekaligus melestarikan budaya lokal dalam kebersamaan,” ujarnya.

Baca Juga :  SOLUSI UNTUK IJAZAH YANG NUNGGAK DI SEKOLAH SWASTA

Senada, Ketua Panitia Ustaz Fahmi S.Pd.I menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj sengaja dirangkaikan dengan cucurak menjelang libur awal Ramadhan sebagai bentuk syukur dan kebersamaan menyambut bulan suci.

Ia menjelaskan, cucurak atau curak-curak merupakan tradisi masyarakat Sunda, khususnya di Bogor, yang bermakna bersenang-senang atau makan bersama menjelang Ramadhan.

“Cucurak memang bukan tradisi yang berakar dari budaya Islam, tetapi memiliki nilai positif seperti menjalin silaturahmi, mensyukuri rezeki, dan saling berbagi dalam suasana suka cita menyambut Ramadhan,” jelasnya.

Baca Juga :  Menteri Purbaya Ungkap Makna Mendalam Hari Guru Nasional

Fahmi berharap tradisi tersebut tetap lestari sebagai bagian dari kearifan lokal yang memperkaya budaya bangsa. Ia juga mengajak para siswa menjadikan shalat sebagai “charger iman” dalam kehidupan sehari-hari.

“Sholat adalah kewajiban yang diperintahkan langsung kepada Nabi Muhammad SAW dan menjadi ketetapan yang tidak dapat ditawar. Jadikan momentum Isra Mi’raj ini untuk meningkatkan ketakwaan dengan menjaga sholat lima waktu,” tegasnya.

Di akhir acara, pihak yayasan menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin serta ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 H/2026.

“Semoga kita diberi kekuatan dan keringanan dalam menjalankan ibadah shaum. Marhaban ya Ramadhan,” pungkasnya.

Wartawan : Andreas