Kim Ju Ae Disebut Jadi Pewaris Kepemimpinan Korea Utara

0
Korea Utara
Tabir suksesi di Korea Utara mulai terbuka. Badan Intelijen Nasional Korea Selatan (NIS) menilai Kim Ju Ae, putri remaja Kim Jong Un, telah memasuki tahap penunjukan sebagai pewaris kepemimpinan generasi keempat keluarga Kim.Foto : grid.id

NARASITODAY.COM, SEOUL – Kabut misteri di balik tembok tinggi Pyongyang perlahan tersingkap. Untuk pertama kalinya, garis suksesi kepemimpinan generasi keempat keluarga Kim di Korea Utara mulai terlihat nyata. Badan Intelijen Nasional Korea Selatan (NIS) secara resmi menilai bahwa Kim Ju Ae, putri remaja Kim Jong Un, kini telah dipersiapkan sebagai pewaris takhta kepemimpinan negara nuklir tersebut.

Kabar ini disampaikan dalam rapat tertutup dengan parlemen Korea Selatan pada Kamis (12/2/2026). NIS menyimpulkan bahwa peran publik Ju Ae yang kian dominan bukan sekadar aksi pamer kedekatan ayah dan anak, melainkan sebuah langkah strategis menuju suksesi resmi.

NIS percaya Kim Ju Ae kini telah memasuki tahap penunjukan sebagai penerus,” ujar Lee Seong-kwen, anggota parlemen Korea Selatan, mengutip penilaian intelijen dalam laporannya kepada media.

Baca Juga :  Jabodetabek Diprediksi Diguyur Hujan, Simak Ramalan BMKG

Gadis yang diperkirakan berusia 13 tahun ini tak lagi hanya muncul sebagai “putri tercinta” yang mendampingi ayahnya meninjau uji coba rudal balistik. Kini, ia mulai terlibat dalam urusan kebijakan yang lebih subtil. NIS mencatat kehadirannya dalam momen-momen krusial, seperti peringatan Hari Jadi Tentara Rakyat Korea hingga kunjungan sakral ke Istana Matahari Kumsusan.

Bahkan, intelijen mencatat pergeseran peran yang signifikan di balik layar. Ju Ae dikabarkan mulai menyuarakan pandangannya terkait kebijakan negara tertentu sebuah hak istimewa yang biasanya hanya dimiliki oleh elite tertinggi rezim.

“Peran yang diemban Ju Ae dalam acara publik menunjukkan ia telah diperlakukan sebagai pemimpin tertinggi kedua secara de facto,” ungkap anggota parlemen lainnya, Park Sun-won.

Baca Juga :  Declan Rice Gemilang, Arsenal Selangkah Lebih Dekat ke Semifinal Liga Champions

Jika dahulu dunia mengenal namanya lewat cerita mantan pebasket NBA Dennis Rodman pada 2013, kini wajahnya menjadi langganan media pemerintah Korea Utara. Dalam sejumlah dokumentasi resmi, simbolisme posisi Ju Ae terlihat sangat mencolok; ia sering terlihat berjalan sejajar atau berdiri di posisi sentral di samping ayahnya. Di negara yang sangat mementingkan protokol seperti Korea Utara, posisi berdiri adalah pernyataan politik.

Meskipun Korea Utara dikenal memiliki budaya patriarki yang kental, naiknya Ju Ae ke permukaan mendobrak keraguan para analis. Keberadaan sosok wanita kuat lainnya, Kim Yo Jong (adik Kim Jong Un), sebelumnya telah membuka jalan bagi peran perempuan di lingkaran dalam kekuasaan.

Baca Juga :  Biduran? Ikuti 5 Cara Meredakan Gatal dan Bengkak Secara Alami dan Natural

Kini, mata dunia tertuju pada akhir bulan Februari ini. NIS memantau kemungkinan kemunculan Ju Ae dalam Kongres Partai Buruh Korea, sebuah agenda politik lima tahunan yang akan menentukan arah kebijakan nuklir dan politik luar negeri Pyongyang.

Meski Kim Jong Un masih relatif muda dan tampak sehat, langkahnya menunjuk pewaris di usia dini tetap memicu tanya. Apakah ini strategi stabilitas jangka panjang, atau ada pesan lain yang ingin disampaikan Pyongyang kepada dunia? Hingga saat ini, sosok kakak laki-laki Ju Ae yang konon merupakan putra sulung Kim Jong Un tetap menjadi “hantu” yang tak pernah dimunculkan oleh media pemerintah.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com