NARASITOAY.COM, JAKARTA – Hari pertama Tahun Baru Imlek bukan sekadar penanda dimulainya kalender Tionghoa yang baru, tetapi juga dianggap sebagai waktu krusial untuk menjaga keberuntungan dan keharmonisan dalam keluarga. Karena itu, ada sejumlah larangan yang berkaitan erat dengan aktivitas di dalam rumah.
Pantangan tersebut umumnya menyangkut kebersihan, tata ruang, hingga penggunaan perlengkapan rumah tangga. Semua dilakukan agar hunian siap menyambut rezeki, hoki, dan energi positif sepanjang tahun.
Aktivitas yang Perlu Dihindari pada Hari Pertama Imlek
Hari pertama Imlek dipercaya menentukan keberuntungan setahun ke depan. Oleh sebab itu, kegiatan rumah tangga harus diperhatikan dengan saksama.
-
Tidak Mencuci Piring dan Peralatan Dapur
Mencuci piring di hari pertama Imlek diyakini sama dengan membuang rezeki yang baru datang. Karena itu, seluruh peralatan dapur sebaiknya sudah dibersihkan sebelum malam pergantian tahun. Pagi hari Imlek, rumah diharapkan dalam kondisi bersih dan rapi. -
Tidak Mencuci Pakaian
Mencuci baju juga termasuk pantangan. Aktivitas ini dipercaya dapat “mengalirkan” keberuntungan keluar dari rumah. Semua cucian dianjurkan selesai sebelum Tahun Baru tiba. -
Tidak Menyapu Rumah
Menyapu pada hari pertama Imlek dimaknai sebagai simbol menyapu keluar hoki. Biasanya, rumah sudah dibersihkan menyeluruh sebelumnya, bahkan alat kebersihan disimpan agar tidak digunakan tanpa sengaja. -
Tidak Membuang Sampah
Sampah hasil bersih-bersih sebelum Imlek tidak langsung dibuang di hari pertama. Ada kepercayaan bahwa rezeki masih melekat di dalam rumah sehingga tidak boleh ikut terbuang bersama sampah. -
Tidak Melakukan Bersih-Bersih Besar
Mengepel, merapikan, atau membersihkan lantai sebaiknya ditunda. Aktivitas bersih-bersih baru dilakukan di hari berikutnya dengan aturan tertentu, seperti menyapu dari pintu utama ke arah dalam rumah agar keberuntungan tetap “masuk”. -
Menghindari Penggunaan Benda Tajam
Pisau, gunting, dan peralatan tajam lainnya sebaiknya tidak dipakai pada hari pertama Imlek karena dipercaya dapat “memotong” rezeki. Biasanya, benda-benda ini disimpan rapi selama perayaan berlangsung.
Hal yang Dianjurkan Dilakukan Saat Imlek
Selain menghindari pantangan, ada pula anjuran yang dipercaya dapat memperkuat energi positif di rumah.
-
Membersihkan Rumah Sebelum Imlek
Bersih-bersih dilakukan sebelum pergantian tahun sebagai simbol membuang sial dan energi negatif lama. Rumah yang bersih diyakini siap menerima keberuntungan baru. -
Menata Ruang Tamu
Ruang tamu menjadi area penting untuk menyambut keluarga dan kerabat. Kondisi yang terang dan nyaman melambangkan kesiapan menerima rezeki dan menjaga keharmonisan sosial. -
Menyimpan Alat Kebersihan
Sapu, kain pel, dan alat pembersih lainnya sebaiknya disimpan selama hari pertama agar tidak digunakan dan secara simbolis mengusir hoki. -
Menjaga Rumah Tetap Rapi
Pada hari pertama Imlek, rumah cukup dijaga kerapihannya tanpa aktivitas mencuci atau menyapu. Kerapian tersebut menjadi simbol keteraturan dan kesiapan menerima energi baik. -
Mengatur Pencahayaan Rumah
Menyalakan lampu dan memastikan sudut rumah terang dipercaya mendukung feng shui yang baik. Suasana hangat dan terang dianggap membawa energi positif. -
Memasang Dekorasi Merah
Ornamen bernuansa merah seperti lentera atau hiasan khas Imlek dianjurkan dipasang. Warna merah melambangkan keberuntungan, kebahagiaan, sekaligus penolak energi negatif.
Pantangan dan anjuran tersebut menegaskan bahwa rumah dipandang sebagai pusat datangnya rezeki dan keharmonisan keluarga saat Imlek. Dengan menjaga aturan-aturan ini, diharapkan tahun yang baru dipenuhi keberuntungan, kedamaian, dan energi positif. (MG5)
Editor : Nathania
Sumber : detikproperti














