
NARASITODAY.COM, BOGOR- Aktivitas truk pengangkut tanah yang hilir mudik di wilayah Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, dikeluhkan warga dan pengguna jalan.
Ceceran tanah dari bak truk membuat badan jalan kotor, licin saat hujan, serta berdebu ketika musim kemarau.
Pantauan di akses Jalan raya Ace Tabrani, truk pengangkut tanah melintasi Puskesmas dan kantor Kecamatan Nanggung itu hampir setiap hari.
Sejumlah kendaraan diduga mengangkut muatan melebihi kapasitas sehingga tanah berjatuhan di sepanjang jalan.
Salah seorang pengguna jalan, Isra (34), mengaku khawatir melintasi jalur tersebut, terutama saat hujan turun. Menurutnya, tanah yang bercampur air membuat permukaan jalan menjadi sangat licin dan harus memelankan kendaraan.
“Hampir setiap hari truk itu lalu lalang. Kalau hujan, tanah yang berceceran bikin jalan licin sekali. Sudah beberapa kali pengendara motor hampir jatuh,” ujarnya, Senin (16/2/2026).
Keluhan serupa disampaikan Rina (28), warga sekitar. Ia mengatakan selain licin saat hujan, ceceran tanah juga menimbulkan debu tebal ketika cuaca panas.
“Kalau kemarau, debunya masuk ke rumah dan mengganggu pernapasan. Jalan juga jadi cepat rusak karena sering dilintasi truk besar,” katanya.
Warga berharap ada pengawasan lebih ketat dari instansi terkait terhadap aktivitas angkutan tanah tersebut, termasuk penertiban muatan agar tidak melebihi kapasitas dan kewajiban membersihkan sisa tanah di badan jalan.
Mereka juga meminta perusahaan atau pihak terkait bertanggung jawab.
“Harusnya pihak terkait menjaga kebersihan dan keselamatan pengguna jalan di wilayah, guna mencegah terjadinya kecelakaan dan kerusakan infrastruktur yang lebih parah,” tukasnya.***
Wartawan : Andreas













