NARASITODAY.COM, WASHINGTON D.C. – Ambisi perdagangan “pintu tertutup” Presiden Donald Trump menemui tembok besar di ruang sidang tertinggi Amerika Serikat. Dalam sebuah keputusan bersejarah, Mahkamah Agung (MA) Amerika Serikat resmi membatalkan sebagian besar tarif global yang selama ini menjadi senjata utama Trump dalam menekan mitra dagang internasional.
Ketukan palu hakim pada Jumat waktu setempat itu menandai berakhirnya periode ketidakpastian bagi pasar global, sekaligus memangkas kewenangan eksekutif yang selama ini dianggap melampaui batas oleh banyak pihak.
Mengutip AFP, Sabtu (21/2/2026), putusan ini diambil melalui pemungutan suara dengan hasil 6-3. Inti dari keputusan ini adalah penegasan bahwa International Emergency Economic Powers Act (IEEPA) tidak memberikan cek kosong kepada presiden untuk memungut tarif secara sepihak.
Majelis hakim menegaskan bahwa instrumen hukum tersebut memiliki batasan yang jelas. Pengadilan menekankan:
“Apabila Kongres memang bermaksud memberikan ‘kewenangan luar biasa’ untuk mengenakan tarif melalui IEEPA, maka hal tersebut seharusnya dinyatakan secara eksplisit dalam undang-undang.”
Putusan ini sekaligus menguatkan keputusan pengadilan perdagangan tingkat bawah pada Mei lalu, yang sebelumnya sempat ditahan implementasinya oleh pemerintah AS selama proses banding.
Bagi banyak eksportir dari Meksiko, Kanada, hingga China, putusan ini adalah angin segar. Tarif resiprokal yang sebelumnya dikaitkan Trump dengan isu non-perdagangan seperti aliran narkotika dan imigrasi kini dinyatakan tidak berlaku.
Kebijakan yang sempat mengguncang rantai pasok global itu sebelumnya diberlakukan Trump dengan memanfaatkan status darurat ekonomi sesaat setelah ia kembali menjabat tahun lalu. Namun, Mahkamah Agung menilai langkah tersebut telah melampaui batas kewenangan eksekutif yang diatur konstitusi.
Meski menjadi kemenangan besar bagi penganut pasar bebas, putusan ini tidak meruntuhkan seluruh “tembok” tarif Trump. Beberapa sektor masih tetap terlindungi oleh kebijakan lama.
- Tarif Sektoral: Bea masuk untuk baja dan aluminium tetap berlaku karena diberlakukan melalui dasar undang-undang yang berbeda.
- Investigasi Berjalan: Sejumlah investigasi perdagangan lainnya masih terus bergulir dan berpotensi memunculkan tarif baru di masa depan pada sektor-sektor tertentu.
Kini, bola panas kembali ke Gedung Putih. Tanpa IEEPA sebagai senjata instan, agenda perdagangan Trump dipaksa untuk kembali ke jalur legislasi tradisional di Kongres, sebuah proses yang dipastikan akan jauh lebih berliku dan penuh kompromi.***
Editor : Alysa
Sumber : cnbcindonesia.com














