NARASITODAY.COM, RIYADH – Hilal Ramadan yang segera tiba membawa kabar gembira bagi jutaan keluarga di Arab Saudi. Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud resmi memerintahkan pencairan bantuan sosial sebesar lebih dari 3 miliar riyal Saudi atau setara dengan Rp13 triliun. Langkah kedermawanan ini hadir tepat saat umat Muslim bersiap menyambut bulan suci dengan penuh kekhidmatan.
Keputusan besar ini merupakan bentuk perhatian nyata kerajaan terhadap kesejahteraan rakyatnya di tengah persiapan menjalani ibadah puasa.
Bantuan Langsung ke Rekening Keluarga
Mengutip Kantor Berita Saudi (SPA) via Arab News, Sabtu (21/2/2026), bantuan ini akan menyasar para penerima manfaat jaminan sosial dengan skema yang terukur. Kepala keluarga akan menerima 1.000 riyal Saudi (sekitar Rp4,5 juta), sementara setiap anggota keluarga yang menjadi tanggungan akan mendapatkan 500 riyal Saudi (sekitar Rp2,5 juta).
Proses birokrasi pun dipangkas demi kecepatan. Dana tersebut diharapkan langsung mendarat di rekening bank para penerima hanya dalam hitungan jam setelah instruksi dikeluarkan.
“Pembayaran tersebut mencerminkan komitmen kepemimpinan untuk mengatasi kebutuhan keluarga penerima manfaat dan memastikan kebutuhan mereka terpenuhi selama bulan suci Ramadan,” tulis laporan SPA.
Langkah ini diambil bukan tanpa pertimbangan matang. SPA menambahkan bahwa, “Arahan tersebut dibuat berdasarkan rekomendasi Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS).”
Jejak Kedermawanan hingga ke Indonesia
Napas kedermawanan dari Riyadh nyatanya berembus hingga ke tanah air. Melalui Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, Raja Salman kembali menghidupkan tradisi tahunan dengan meluncurkan program buka puasa bersama serta pembagian hadiah kurma istimewa bagi umat Islam di Indonesia.
Program yang tersebar di berbagai kota ini menjadi simbol eratnya persaudaraan antara kedua negara. Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari misi besar pemerintah kerajaan di bulan penuh rahmat ini.
Dengan kucuran dana triliunan di dalam negeri dan bantuan pangan di mancanegara, Kerajaan Arab Saudi seolah ingin memastikan bahwa tidak ada meja makan yang kosong saat azan Magrib berkumandang nanti.***
Editor : Alysa
Sumber : cnbcindonesia.com














