Florida Setujui Ganti Nama Bandara Jadi Trump International Airport

0
Florida
Ilustrasi Penumpang yang menunggu keberangkatan penerbangan mereka duduk di sebuah bar yang terletak di terminal Bandara Internasional Palm Beach.Foto : Istock

NARASITODAY.COM, TALLAHASSEE – Langit di atas Palm Beach, Florida, tampaknya akan segera menyandang nama baru yang ikonik. Badan legislatif negara bagian Florida secara resmi menyetujui rancangan undang-undang (RUU) untuk mengganti nama Palm Beach International Airport menjadi President Donald J. Trump International Airport pada Kamis (19/2/2026).

Langkah ini menandai upaya signifikan dari Partai Republik untuk mengabadikan nama presiden ke-45 sekaligus ke-47 Amerika Serikat tersebut pada salah satu infrastruktur transportasi utama di Florida.

Dominasi Suara di Legislatif

Keputusan besar ini lahir setelah melalui perdebatan sengit di gedung kapitol. Senat Florida memberikan suara setuju 25-11, menyusul kemenangan telak di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dengan suara 81-30. RUU yang dikenal sebagai HB 919 ini kini hanya tinggal menunggu tanda tangan Gubernur Ron DeSantis sebelum diajukan ke Administrasi Penerbangan Federal (FAA) untuk persetujuan teknis.

Baca Juga :  Gedung Putih Bantah Presiden AS Donald Trump Terima Begitu Saja Tuntutan Iran

Bagi para pendukungnya, perubahan nama ini adalah bentuk apresiasi tertinggi bagi sosok yang menjadikan Florida sebagai rumah politiknya.

“Ini adalah kehormatan yang pantas untuk presiden kami, terutama mengingat peran dan kontribusinya,” ujar salah seorang anggota DPR Florida dari faksi Republik saat debat legislasi, sebagaimana dikutip dari AFP.

Pemilihan bandara ini bukan tanpa alasan. Lokasinya hanya terletak beberapa menit berkendara dari Mar-a-Lago, klub mewah sekaligus kediaman pribadi Trump yang sering dijuluki sebagai “Gedung Putih Musim Dingin”. Jika disahkan, bandara ini akan menjadi fasilitas transportasi pertama di Florida yang menggunakan nama presiden yang masih hidup.

Baca Juga :  Kreasikan Salmon Teriyaki Juicy untuk Menu Makan Malam Spesial

Namun, di balik narasi penghormatan tersebut, riak penolakan muncul dari kubu oposisi. Perwakilan Demokrat di DPR Florida mengkritik langkah tersebut karena dianggap terlalu terburu-buru dan mengesampingkan aspirasi warga lokal.

“Keputusan tersebut mengabaikan suara komunitas setempat dan tidak cukup melibatkan warga Palm Beach County dalam proses konsultasi publik,” tegas perwakilan tersebut.

Biaya Rebranding dan Proteksi Hukum

Mengubah identitas sebuah bandara internasional bukanlah perkara murah. Para analis memperkirakan biaya rebranding mulai dari penggantian papan petunjuk (signage), peta digital, hingga materi publik lainnya bisa mencapai US$5,5 juta atau sekitar Rp87,4 miliar.

Baca Juga :  Pesawat Maskapai Kolombia Jatuh Saat Perjalanan Domestik, Seluruh Penumpang dan Awak Tewas

Menariknya, RUU ini juga memuat klausul khusus:

  • Perlindungan Nama: Pemerintah lokal lain di Florida dilarang mengubah kembali nama tersebut tanpa izin negara bagian.
  • Bebas Lisensi: Palm Beach County diberikan hak untuk menggunakan nama “Trump” pada bandara tanpa harus membayar biaya lisensi kepada organisasi Trump.

Langkah legislatif ini menambah daftar panjang upaya untuk mematri jejak nama Trump pada infrastruktur nasional AS, menjadikannya salah satu dari sedikit tokoh publik yang namanya diabadikan pada fasilitas vital saat masih aktif di panggung politik.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com