Rodri Kembali Fit Jadi Senjata Utama Man City di Empat Kompetisi

0
Rodri
Gelandang Manchester City, Rodrigo.Foto : mancity.com

NARASITODAY.COM, MANCHESTERPerburuan gelar yang kian memanas, Manchester City kembali menemukan kompas mereka. Rodri, gelandang Spanyol yang sempat menepi akibat cedera parah pada 2024, kini telah kembali bugar sepenuhnya. Kehadirannya bukan sekadar tambahan tenaga, melainkan kembalinya nyawa permainan bagi skuat asuhan Pep Guardiola.

Saat ini, The Citizens masih melaju kencang di empat kompetisi sekaligus: final Piala Liga Inggris, babak kelima Piala FA, babak 16 besar Liga Champions, serta persaingan sengit di puncak klasemen Liga Inggris. Di liga domestik, City membuntuti Arsenal dengan selisih lima poin. Namun, jarak itu bisa terpangkas menjadi dua poin saja jika mereka berhasil menaklukkan Newcastle United, Minggu (22/2/2026).

Baca Juga :  Lamine Yamal Cedera, Dipastikan Absen Bela Barcelona dan Timnas Spanyol

Sosok Pemimpin dalam Kesulitan

Bagi Pep Guardiola, Rodri bukan sekadar gelandang bertahan biasa. Ia menyebut pemenang Ballon d’Or 2024 itu sebagai “manajer yang ikut bermain” karena kemampuannya yang luar biasa dalam mengatur ritme dan mendikte alur pertandingan. Pengalamannya saat mengantar City meraih treble musim 2022/2023 menjadi modal mental yang tak ternilai.

Konsistensi Rodri mulai terlihat nyata. Ia tercatat selalu tampil dalam delapan laga terakhir City di Liga Inggris, dengan total 21 penampilan sepanjang musim ini. Guardiola mengakui bahwa kepribadian kuat pemain seperti Rodri-lah yang membedakan klub besar dengan tim biasa.

Baca Juga :  Timnas Indonesia Siap Hadapi Dua Laga Penting di Kualifikasi Piala Dunia 2026

“Ada pemain yang ditentukan di panggung yang lebih besar dalam kesulitan dan Rodri adalah salah satunya. Seperti Bernie Bernardo Silva, Ruben Dias dan banyak pemain yang pernah saya latih di masa lalu,” ujar Guardiola dikutip dari situs resmi klub.

Bukan Sekadar Dongeng Kemenangan

Di mata Guardiola, kesuksesan City selama ini sering kali disalahpahami oleh publik. Banyak yang menganggap City selalu menang dengan skor telak, padahal realitanya jauh lebih menantang. Kekuatan mental pemain seperti Rodri menjadi penentu saat tim harus meraih kemenangan tipis dalam kondisi bermain buruk.

“Itulah yang mendefinisikan tim dan klub terbesar. Kita tidak dapat mencapai apa yang telah kita capai tanpa kepribadian yang hebat. Kita memiliki musim dan kita tidak menang 5-0 setiap akhir pekan. Ini adalah dongeng,” jelas Guardiola.

Baca Juga :  Lazio Gagal ke Eropa, Juventus dan Napoli Jadi Wakil Italia di Liga Champions

“Orang-orang mengatakan betapa hebatnya Man City, mereka memenangkan banyak pertandingan 1-0 dengan bermain buruk. Tetapi kepribadian itu ada, bagaimana mereka menangani momen ini berasal dari mereka. Itulah mengapa kami meraih kesuksesan,” imbuhnya.

Dengan kembalinya sang dirigen di lini tengah, Manchester City kini menatap fase krusial musim ini dengan optimisme tinggi. Di kaki Rodri-lah, mimpi quadruple City musim ini kembali digantungkan.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com