NARASITODAY.COM, JAKARTA – Menjelang waktu berbuka puasa menjadi salah satu momen paling dinantikan selama Ramadan. Bukan hanya karena tubuh segera kembali mendapat asupan setelah seharian menahan lapar dan dahaga, tetapi juga karena detik-detik sebelum azan magrib dikenal sebagai waktu yang mustajab untuk berdoa dan berzikir.
Dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa doa orang yang berpuasa memiliki keistimewaan tersendiri, terutama saat menjelang berbuka. Momen ini kerap dimanfaatkan umat Muslim untuk menenangkan hati, memohon ampunan, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui zikir petang.
Zikir petang sendiri merupakan amalan yang dianjurkan untuk dibaca setiap hari. Amalan ini tidak hanya membawa ketenangan batin, tetapi juga menjadi bentuk rasa syukur dan pengingat akan kebesaran Allah di penghujung aktivitas harian. Di bulan Ramadan, zikir petang terasa semakin istimewa karena dilakukan beriringan dengan waktu doa yang diyakini tidak tertolak.
Beberapa bacaan yang umum diamalkan dalam zikir petang antara lain Ayat Kursi, Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas, serta doa-doa perlindungan dan permohonan kebaikan dunia maupun akhirat. Bacaan-bacaan ini bisa dilantunkan dengan khusyuk sambil menunggu waktu berbuka tiba.
Dengan meluangkan waktu sejenak untuk berzikir menjelang buka puasa, Ramadan tak hanya diisi dengan menahan lapar, tetapi juga memperkaya jiwa dengan amalan yang menenangkan dan penuh makna. (MG3)
Editor : Mutiara
Sumber : detikhikmah














