Hukum Puasa Tidak Sahur karena Kesiangan, Apakah Tetap Sah? Ini Penjelasannya

0
Ilustrasi kesiangan tidak sempat sahur. Foto: Getty Images/miniseries

NARASITODAY.COM, JAKARTA – Bulan Ramadan sering kali menghadirkan momen tak terduga. Salah satunya ketika seseorang terbangun setelah waktu sahur terlewat karena kesiangan. Situasi ini kerap menimbulkan pertanyaan: apakah puasa tetap sah jika tidak sempat sahur?

Dalam ajaran Islam, sahur memang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW bersabda, “Bersahurlah kalian, karena sesungguhnya di dalam sahur itu terdapat keberkahan.” (HR Bukhari). Anjuran ini menunjukkan bahwa sahur memiliki nilai sunnah yang penuh pahala dan kebaikan.

Baca Juga :  Polisi Amankan Pelaku Penganiayaan Remaja Saat Sahur di Bogor

Namun, para ulama menjelaskan bahwa sahur bukanlah syarat sah puasa. Artinya, puasa tetap sah meskipun seseorang tidak sahur karena kesiangan, selama ia sudah berniat pada malam hari dan tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.

Hal ini juga diperkuat oleh riwayat dari Aisyah RA, bahwa suatu hari Rasulullah SAW tidak menemukan makanan di rumahnya, lalu beliau berniat untuk berpuasa (HR Muslim). Dari kisah tersebut, dapat dipahami bahwa puasa tidak bergantung pada makan sahur, melainkan pada niat dan terpenuhinya rukun serta syarat puasa.

Baca Juga :  Kemenkum Angkat Bicara soal Status Kewarganegaraan DS dan Anak-anaknya Terkait Kontroversi Alumni LPDP

Meski demikian, sahur tetap dianjurkan karena membawa banyak manfaat. Selain bernilai ibadah, sahur membantu menjaga stamina, mengurangi rasa lapar berlebih, dan mempersiapkan tubuh menjalani aktivitas seharian. Bahkan jika waktu sudah mepet, cukup dengan seteguk air pun sudah termasuk menjalankan sunnah sahur.

Baca Juga :  Ngopi Saat Sahur Bikin Kuat? 5 Efek Samping yang Sering Terlewat

Jadi, bagi yang terlanjur kesiangan dan tidak sempat sahur, tak perlu panik. Selama niat sudah dilakukan dan tidak ada hal yang membatalkan puasa, ibadah tetap sah. Ke depan, tentu lebih baik mengatur waktu istirahat agar bisa bangun sahur dan meraih keberkahannya secara maksimal. (MG3)

Editor : Mutiara

Sumber : detikhikmah