NARASITODAY.COM, MILAN – Dunia olahraga musim dingin sedang tertunduk pilu menyaksikan nasib tragis yang menimpa ratu ski Amerika Serikat, Lindsey Vonn. Di usianya yang ke-41, Vonn mengalami kecelakaan mengerikan dalam cabang ski downhill putri Olimpiade Musim Dingin 2026. Hanya 13 detik setelah meluncur, ia menabrak gerbang dalam kecepatan tinggi, sebuah insiden yang hampir merenggut lebih dari sekadar kariernya.
Helikopter medis segera melarikan Vonn ke rumah sakit untuk menjalani rangkaian operasi maraton. Namun, kabar yang muncul kemudian jauh lebih mencekam: Vonn nyaris kehilangan kedua kakinya.
Melansir laporan Daily Star, Vonn mengalami fraktur tibia yang sangat kompleks. Ancaman amputasi sempat membayangi sebelum akhirnya Dr. Tom Hackett melakukan tindakan bedah rekonstruksi selama enam jam. Prosedur tersebut berhasil membangun kembali struktur kakinya, memberikan Vonn kesempatan kedua untuk kembali berdiri.
Meski masih harus menjalani total lima operasi besar, semangat sang legenda tidak padam. Melalui unggahan di media sosial dari ranjang rumah sakit, Vonn membagikan kondisi terkininya yang memancing gelombang simpati dari tokoh-tokoh besar dunia.
Di tengah perjuangan melawan rasa sakit, sebuah pesan muncul dari megabintang sepak bola, Cristiano Ronaldo. Melalui akun resminya, CR7 menuliskan kata-kata yang membakar semangat, mengingatkan Vonn bahwa kekuatan jiwanya jauh melampaui puncak gunung mana pun yang pernah ia daki.
“Para juara didefinisikan oleh momen-momen kemenangan mereka, dan momen-momen ketika mereka menolak untuk menyerah,” tulis akun Ronaldo di kolom komentar unggahan Vonn.
“Lindsey Vonn, gunung-gunung yang kau taklukkan tidak pernah lebih besar dari kekuatan yang kau miliki. Teruslah berjuang. Legenda selalu bangkit,” lanjutnya memberikan penghormatan.
Dukungan untuk Vonn tidak berhenti di sana. Nama-nama besar di dunia lapangan hijau seperti David Beckham hingga Bastian Schweinsteiger turut mengirimkan doa dan dukungan bagi pemulihan mantan kekasih Tiger Woods tersebut.
Saat ini, Vonn masih dalam pengawasan medis ketat di Amerika Serikat. Meski jalan menuju pemulihan masih panjang dan terjal, pesan dari para sahabat dan kolega sesama atlet dunia menjadi “bahan bakar” bagi sang legenda ski untuk kembali bangkit dari titik terendahnya.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com














