
NARASITODAY.COM, BOGOR- Kesal karena banyak korban berjatuhan, sejumlah warga Kecamatan Nanggung bersama Forum Komunikasi Bumi Putra (FKBP) melakukan penambalan jalan rusak di Jalan Raya Ace Tabrani, Kabupaten Bogor, dengan cara dicor secara swadaya, Minggu (2/3/2026).
Aksi tersebut dilakukan demi mencegah kecelakaan terus berulang di akses utama milik Pemerintah Kabupaten Bogor itu.
Warga mengumpulkan dana secara mandiri untuk membeli material seadanya dan langsung melakukan pengecoran di titik-titik jalan yang berlubang.
“Yang kami inginkan cuma satu, berangkat sehat, pulang selamat,” ujar Supriyadi, salah satu warga.
Menurut warga, langkah tersebut bukan bentuk protes, melainkan upaya darurat demi keselamatan pengguna jalan.
Saat material perbaikan dari pemerintah belum tersedia, ember-ember berisi campuran semen menjadi solusi tercepat untuk menutup lubang di jalan tersebut.
Sebelumnya, dalam kurun waktu satu pekan tercatat sedikitnya tiga pengendara sepeda motor terjatuh akibat kondisi jalan yang rusak dan licin.
Salah satu kecelakaan terbaru terjadi pada Sabtu (28/2/2025) sekitar pukul 17.30 WIB. Seorang pengendara sepeda motor Honda Vario mengalami patah kaki kanan dan luka robek setelah terjatuh saat melintas dari arah Lukut menuju pusat Kecamatan Nanggung.
Korban mengaku kesulitan menghindari lubang karena tertutup genangan air.
“Sudah lama rusak, bukan baru kemarin. Setiap hari banyak yang jatuh, apalagi kalau hujan,” tuturnya.
Warga menilai kondisi Jalan Raya Ace Tabrani semakin parah dalam beberapa bulan terakhir. Selain berlubang dan bergelombang, jalur tersebut juga minim penerangan pada malam hari. Padahal, jalan itu merupakan akses vital penghubung antar desa sekaligus jalur utama aktivitas ekonomi masyarakat Kecamatan Nanggung.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Suryanto Putra, menyatakan penanganan Jalan Ace Tabrani masih menunggu ketersediaan material.
Instruksi perbaikan, kata dia, sudah disampaikan kepada UPT Jalan dan Jembatan Cigudeg, namun pekerjaan belum dapat dilaksanakan.
“Masih menunggu material,” ujar Suryanto.
Wartawan : Andreas













