NARASITODAY.COM, TEHERAN — Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan peluncuran gelombang terbaru serangan rudal balistik sebagai bagian dari operasi militer yang mereka sebut “Janji Setia 4”.
Dalam pernyataannya, IRGC menyebut serangan gelombang ke-31 tersebut menargetkan kepentingan yang mereka sebut sebagai “Amerika-Zionis”.
Dalam keterangan yang dikutip media Timur Tengah, Al Mayadeen, IRGC menyatakan bahwa serangan itu diluncurkan menggunakan rudal balistik kelas berat dan didedikasikan untuk Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei. Operasi tersebut dilaksanakan dengan kode “Labbaik Ya Khamenei”.
Laporan Al Mayadeen menyebutkan, salah satu rudal yang digunakan adalah Khorramshahr-4, rudal balistik terbaru Iran yang memiliki kemampuan hulu ledak sangat besar.
Media pemerintah Iran sebelumnya juga merilis video peluncuran rudal tersebut pada Kamis (5/3/2026), yang disebut menargetkan Bandara Ben Gurion di Tel Aviv.
Khorramshahr-4 disebut sebagai salah satu sistem rudal paling canggih yang dimiliki Iran. Rudal ini memiliki jangkauan hingga 2.000 kilometer dengan kemampuan membawa hulu ledak seberat sekitar 1.500 kilogram.
Selain daya hancur yang besar, rudal ini juga dilengkapi teknologi manuver di fase terminal atau Maneuverable Reentry Vehicle (MaRV), yang memungkinkan perubahan arah saat mendekati target.
Sistem tersebut diklaim dapat meningkatkan akurasi sekaligus mempersulit sistem pertahanan udara untuk mencegatnya.
Dalam spesifikasi yang pernah dipublikasikan Iran, Khorramshahr-4 memiliki panjang sekitar 13 meter dengan diameter 1,5 meter dan bobot total mencapai 30 ton.
Dengan ukuran dan kapasitas tersebut, rudal ini menjadi salah satu yang terberat dalam inventaris rudal balistik Iran.
Rudal tersebut juga disebut mampu melaju dengan kecepatan hipersonik, yakni sekitar Mach 16 saat berada di luar atmosfer dan Mach 8 ketika kembali memasuki atmosfer bumi. Kecepatan tinggi ini membuatnya lebih sulit dilacak radar serta lebih menantang bagi sistem pertahanan udara lawan.
Pengumuman peluncuran rudal ini muncul bersamaan dengan dinamika politik di Iran setelah Mojtaba Khamenei resmi ditetapkan sebagai Pemimpin Tertinggi Iran menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei.
Penetapan Mojtaba sebagai pemimpin tertinggi dilakukan oleh Majelis Ahli Iran, lembaga yang beranggotakan 88 ulama dan tokoh agama yang memiliki kewenangan memilih pemimpin tertinggi negara tersebut.
Dalam pernyataan terpisah yang dilaporkan RIA Novosti, IRGC menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Mojtaba Khamenei. Mereka menegaskan komitmennya untuk menjaga nilai-nilai Revolusi Islam serta melindungi warisan para tokoh revolusi Iran.
Sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei memegang otoritas tertinggi dalam struktur kekuasaan negara, termasuk dalam kebijakan strategis seperti program nuklir, militer, dan arah politik nasional.
Penunjukan Mojtaba juga terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan setelah laporan serangan udara oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari lalu. Situasi tersebut menambah eskalasi konflik yang melibatkan Iran dan sekutunya di kawasan Timur Tengah.
Wartawan : Andreas














