NARASITODAY.COM, JAKARTA – Kanker ginjal merupakan salah satu penyakit yang sering kali sulit terdeteksi pada tahap awal. Hal ini karena banyak penderita tidak merasakan gejala yang jelas hingga penyakit berkembang lebih lanjut.
Belakangan, kanker ginjal kembali menjadi perhatian publik setelah penyanyi Vidi Aldiano meninggal dunia usai berjuang melawan penyakit tersebut selama beberapa tahun. Salah satu gejala yang sering dikaitkan dengan kanker ginjal adalah nyeri di area pinggang.
Dokter spesialis urologi dr Hilman Hadiansyah, SpU menjelaskan bahwa nyeri pinggang yang berkaitan dengan kanker ginjal biasanya bersifat menetap dan tidak hilang dalam waktu lama. Kondisi ini juga sering disertai dengan gejala lain seperti penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas serta adanya darah dalam urine.
Selain itu, gejala klasik kanker ginjal juga dapat meliputi tiga tanda utama, yaitu urine bercampur darah (hematuria), nyeri pada bagian pinggang atau punggung samping, serta munculnya benjolan di area perut atau pinggang.
Namun, tidak semua penderita mengalami ketiga gejala tersebut secara bersamaan. Pada banyak kasus, kanker ginjal pada tahap awal bahkan tidak menimbulkan keluhan yang signifikan.
Ketika penyakit sudah memasuki stadium lanjut atau mulai menyebar ke organ lain, gejala yang muncul bisa lebih beragam. Beberapa di antaranya seperti kelelahan berkepanjangan, demam tanpa sebab yang jelas, anemia, hingga nyeri tulang atau batuk kronis.
Karena itu, para ahli mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan keluhan seperti nyeri pinggang yang menetap atau urine bercampur darah. Jika mengalami gejala tersebut, sebaiknya segera memeriksakan diri ke tenaga medis agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Deteksi dini dinilai penting untuk meningkatkan peluang penanganan yang lebih baik pada penderita kanker ginjal. (MG3)
Editor : Mutiara
Sumber : detikHealth














