Setahun Pemerintahan, Bupati Bogor Gunakan Survei Publik sebagai Dasar Arah Kebijakan

0

NARASITODAY.COM – Pemerintah Kabupaten Bogor menjadikan hasil survei evaluasi publik sebagai bahan utama dalam menyusun arah kebijakan pembangunan.

Hal itu disampaikan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, saat memaparkan hasil survei satu tahun pemerintahan Kabupaten Bogor di Aula Soekarno Hatta, Cibinong, Selasa (10/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Rudy Susmanto bersama jajaran perangkat daerah menelaah hasil survei yang menggambarkan kondisi masyarakat di berbagai sektor.

Menurutnya, survei ini tidak hanya mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap kepala daerah, tetapi juga menjadi pijakan penting dalam menentukan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

“Survei ini bukan sekadar menilai Bupati Bogor dan Wakil Bupati. Kami ingin menjadikannya sebagai dasar dalam menyusun program dan postur APBD yang benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Rudy.

Baca Juga :  Viral Bocah Menangis Kelaparan, Ketua DPRD Rudy Susmanto Sentil Kepala Desa

Ia menjelaskan, hasil survei memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi masyarakat di wilayah Kabupaten Bogor yang terdiri dari 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan.

Berbagai aspek yang disorot dalam survei tersebut antara lain sektor kesehatan, angka kemiskinan, potensi wilayah rawan bencana, hingga potensi budaya dan pariwisata.

Menurut Rudy, data tersebut sangat penting untuk menentukan bentuk intervensi program pembangunan yang tepat, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan.

Pemerintah daerah, kata dia, harus mengetahui secara rinci wilayah yang memiliki tingkat kerentanan paling tinggi agar program yang disusun benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

“Kalau ingin mengentaskan kemiskinan, kita harus tahu secara detail di mana titik paling rentan, berapa jumlahnya, dan seperti apa intervensi program yang tepat. Program yang dijalankan tidak boleh hanya bersifat administratif, tetapi harus memberikan solusi nyata,” jelasnya.

Baca Juga :  Puluhan Karangan Bunga Sambut Malam Anugerah Jurnalisme Istimewa PWI Kabupaten Bogor 2025

Ia juga meminta seluruh perangkat daerah menindaklanjuti hasil survei tersebut melalui kajian lebih spesifik sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Dengan begitu, perencanaan pembangunan dapat berjalan lebih terarah dan efektif.

Selain itu, Rudy menekankan pentingnya keselarasan antara rencana pembangunan dengan kebutuhan riil masyarakat di setiap wilayah. Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat, baik berupa perbaikan jalan, pembangunan jembatan, maupun penyediaan saluran air.

AppRudy juga menegaskan bahwa capaian tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintah daerah merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah, bukan semata-mata keberhasilan kepala daerah.

Baca Juga :  Pereira Merelakan Gelar Juara Setelah Kalah dari Ankalaev di UFC 313

“Tingkat kepuasan masyarakat bukan hanya karena Bupati Bogor dan Wakil Bupati, tetapi merupakan hasil dari kinerja seluruh perangkat daerah di Kabupaten Bogor. Keberhasilan pemerintah adalah hasil dari sinergi dan kolaborasi yang kuat,” tegasnya.

Ia berharap hasil survei tersebut dapat menjadi pijakan dalam memperkuat perencanaan pembangunan tahun 2026, termasuk dalam penyusunan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Menurutnya, satu tahun masa pemerintahan yang telah dilalui menjadi momentum awal untuk terus menyempurnakan program pembangunan melalui kolaborasi yang solid di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Ke depan kita ingin terus menyempurnakan berbagai program pembangunan. Saya dan Wakil Bupati tentu tidak bisa berjalan sendiri, keberhasilan Pemerintah Kabupaten Bogor adalah hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah,” pungkas Rudy.

Wartawan : Andreas