NARASITODAY.COM, JAKARTA – Gemerlap lampu sorot industri hiburan, aktris Erika Carlina kini tengah menjalani peran yang dianggapnya paling menantang sekaligus membahagiakan: menjadi seorang ibu. Merawat putra pertamanya, Andrew Raxy Neil, telah membawa transformasi besar dalam ritme hidup bintang film Pabrik Gula tersebut.
Namun, di balik tawa yang ia bagikan di media sosial, Erika mengakui bahwa berdiri sebagai ibu tunggal (single mother) membutuhkan fondasi mental yang sangat kokoh.
Berkah di Tengah Tekanan
Ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (13/3/2026), Erika tampil bugar namun tak menampik bahwa membesarkan buah hati tanpa pendamping memiliki tekanan tersendiri. Meski demikian, baginya, kehadiran Andrew adalah penawar letih yang paling ampuh.
“Pastinya berat… beratnya ada, tapi kan lebih banyak happy-nya sih,” ungkap Erika Carlina mengenai kesehariannya.
Rasa bangga terpancar jelas dari wajahnya saat menceritakan tumbuh kembang sang putra. Bagi Erika, Andrew bukan sekadar tanggung jawab, melainkan sumber energi yang membuatnya tetap tegak berdiri meski badai kehidupan pribadi sempat menerpanya.
“Ya dapat anak yang pintar, ganteng. Aduh, berkah banget, puji Tuhan banget ngejalanin hidup sekarang jadi lebih semangat,” bebernya dengan penuh antusias.
Menatap Masa Depan, Menutup Masa Lalu
Erika menegaskan bahwa kehadiran Andrew telah mengubah cara pandangnya terhadap dunia. Ia kini lebih fokus untuk mengasah diri menjadi sosok perempuan yang hebat dan tegar, meninggalkan bayang-bayang masa lalu demi masa depan sang anak.
“Semuanya berkat Andrew,” ujarnya singkat namun penuh makna.
Meski tampak sudah sangat berdamai dengan keadaan, Erika sempat terdiam sejenak saat disinggung mengenai titik terberat dalam perjalanannya sebagai ibu tunggal sejauh ini. Tersirat masih ada luka atau permasalahan sisa yang belum sepenuhnya tuntas, namun ia memilih untuk menjaga privasi dan ketenangan batinnya.
“Bagian terberatnya ya mungkin karena kan eh masih ya… masih ada beberapa sisa-sisa… ah gak mau deh, gak mau jawab,” pungkasnya seraya menutup pembicaraan.
Kisah Erika Carlina ini menjadi potret nyata perjuangan banyak ibu tunggal di luar sana; bahwa menjadi kuat bukanlah pilihan, melainkan keharusan demi kebahagiaan buah hati yang menjadi kompas dalam hidup mereka.***
Sumber : detik.com














