Abah Ubun: Ini Sejarah, Nirmala Macet untuk Pertama Kalinya

0
Macet Nirmala
Kondisi kemacetan di kawasan Kebun Teh Nirmala, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, pada momen libur Lebaran 2026. Padatnya kendaraan roda dua dan roda empat yang memadati jalan sempit di wilayah pegunungan ini menjadi pemandangan langka, seiring meningkatnya jumlah wisatawan pasca perbaikan infrastruktur jalan. Foto : Ist

NARASITODAY.COM, BOGOR – Kawasan bersejarah Kebun Teh Nirmala di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, mendadak menjadi magnet wisata baru saat libur Lebaran 2026.

Lonjakan pengunjung yang signifikan bahkan menyebabkan kemacetan di wilayah yang selama ini dikenal sepi dan asri.

Fenomena tersebut terlihat jelas pada hari kedua Lebaran. Jalanan di kawasan Nirmala yang sebelumnya lengang, kini dipadati kendaraan wisatawan yang datang untuk menikmati panorama alam pegunungan.

Salah satu warga setempat, Abah Ubun, menyebut kondisi ini sebagai momen yang tak pernah terbayangkan sebelumnya.

Baca Juga :  Mary Jane Veloso Dipulangkan ke Filipina, Tetap Jalani Hukuman Mati di Negara Asalnya

“Ini momen bersejarah untuk warga Nirmala. Selama 80 tahun Indonesia merdeka, baru kali ini di gunung bisa macet, seperti mimpi,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).

Kemacetan di kawasan tersebut juga terekam dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @daniswara.24. Dalam video itu, terlihat antrean kendaraan mengular di jalan kawasan Nirmala, Malasari.

Pengunggah video, Dhani, bahkan secara langsung menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bogor, Rudy Susmanto, atas perbaikan infrastruktur yang membuat kawasan tersebut semakin ramai dikunjungi.

Baca Juga :  Bupati Bogor Hadiri Kunjungan Kerja Pangdam III/Siliwangi ke Korem 061/Suryakencana

“Pak Rudy, hatur nuhun. Lihat sekarang Nirmala jadi macet,” ucap Dhani dalam video yang diunggah pada Senin (23/3/2026).

Ia juga menambahkan bahwa kemacetan yang sebelumnya identik dengan wilayah perkotaan kini mulai terasa hingga ke kawasan hutan.

“Sekarang macet bukan hanya di kota saja, di hutan juga macet,” sambungnya.

Dalam keterangan video yang turut diunggah akun Instagram @rudysusmanto, disebutkan bahwa awalnya kunjungan ke Malasari dilakukan untuk menghindari kemacetan di kawasan Puncak. Namun, kondisi di lapangan justru menunjukkan hal sebaliknya.

Baca Juga :  Musdesus Desa Kalongliud Tetapkan 22 KPM Penerima BLT Dana Desa 2026

“Niatnya ke sini mau menghindari macet dari Puncak, ternyata macet juga semenjak jalannya bagus. Insyaallah ke depan bisa seramai Puncak,” tulisnya.

Viralnya video tersebut pun menyedot perhatian warganet. Berbagai komentar bermunculan, sebagian besar memberikan apresiasi terhadap pembangunan infrastruktur yang dinilai berhasil membuka akses dan meningkatkan daya tarik wisata di kawasan Nirmala.

Meski membawa dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi warga, lonjakan pengunjung ini juga menjadi tantangan baru, terutama dalam pengelolaan arus lalu lintas dan kenyamanan wisatawan.

 

Wartawan : Andreas