NARASITODAY.COM, MONTERREY – Sejarah baru tercipta di Stadion BBVA, Meksiko, pada Rabu (1/4/2026). Tim nasional Irak resmi memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Bolivia dengan skor tipis 2-1. Di balik euforia Skuad “Singa Mesopotamia” tersebut, terselip kebanggaan bagi publik sepak bola Indonesia, khususnya pendukung Persib Bandung.
Bek serbabisa milik Persib, Frans Putros, menjadi bagian dari skuad bersejarah tersebut. Kemenangan Irak dipastikan lewat sumbangan gol dari Ali Al Hamadi dan Ayman Hussein, yang hanya mampu diperkecil oleh gol balasan pemain Bolivia, Moises Paniagua. Ini merupakan kali kedua Irak menembus panggung Piala Dunia sepanjang sejarah, mengulang pencapaian manis mereka pada tahun 1986 silam.
Perjalanan Sunyi di Meksiko, Berisik di Kualifikasi
Meski namanya masuk dalam daftar susunan pemain yang dibawa pelatih Graham Arnold ke Monterrey, Frans Putros harus puas duduk di bangku cadangan sepanjang laga krusial tersebut. Hingga wasit meniup peluit panjang, pemain berusia 32 tahun ini tidak diturunkan ke lapangan.
Namun, nihilnya menit bermain di laga penentu tidak menghapus kontribusi besar Putros selama masa kualifikasi yang panjang. Ia merupakan sosok penting di lini belakang Irak pada fase-fase sebelumnya. Putros tercatat tampil dalam laga kandang dan tandang melawan Filipina di fase kedua zona Asia.
Ketangguhannya berlanjut di fase ketiga saat Irak berhadapan dengan lawan-lawan tangguh seperti Oman, Kuwait, dan Yordania. Terakhir, Putros kembali dipercaya merumput saat Irak menumbangkan Arab Saudi pada fase keempat kualifikasi zona Asia.
Ambisi Menuju Amerika
Keberhasilan Irak melenggang ke putaran final membuka peluang emas bagi Frans Putros untuk mencatatkan namanya sebagai pemain aktif Liga 1 Indonesia yang tampil di ajang Piala Dunia. Namun, jalan menuju Amerika Serikat pada pertengahan tahun mendatang dipastikan tidak akan mudah.
Putros harus bersaing ketat dengan barisan bek tangguh Irak lainnya seperti Merchas Doski, Zaid Tahseen, Rebin Sulaka, dan Hussein Ali. Kini, bola ada di tangan Putros. Performa meyakinkannya bersama Persib Bandung di sisa kompetisi musim ini akan menjadi kunci utama untuk kembali “merayu” Graham Arnold agar tetap menyertakannya dalam skuad final yang akan berlaga di pesta sepak bola terbesar sejagat tersebut.***
Editor : Alysa
Sumber : cnnindonesia.com














