NARASITODAY.COM, BOGOR – Sebuah rekaman video amatir yang memperlihatkan aksi perampasan telepon genggam (handphone) di wilayah Ciomas, Kabupaten Bogor, mendadak viral di jagat maya pada Rabu (8/4/2026). Peristiwa memilukan ini menimpa seorang bocah yang tengah asyik bermain bersama temannya.
Suasana mencekam terlihat jelas dalam video berdurasi singkat tersebut. Awalnya, dua orang bocah tampak sedang duduk santai di depan sebuah warung sembako. Di tengah cuaca rintik hujan, mereka tampak asyik menatap layar gawai tanpa menyadari bahaya yang sedang mengintai.
Teriakan Histeris di Depan Warung
Keheningan sore itu pecah ketika seorang pria yang mengendarai sepeda motor tiba-tiba menepi. Pelaku sempat berhenti selama beberapa saat di depan kedua bocah tersebut, seolah sedang memantau situasi.
Tanpa aba-aba, pelaku langsung merampas HP dari genggaman salah satu anak. Meski korban sempat berusaha menarik kembali miliknya dengan sekuat tenaga, tenaga kecil sang bocah tak mampu menandingi tarikan pelaku yang langsung memacu motornya. Video tersebut berakhir dengan suara teriakan histeris korban yang tampak terpukul atas hilangnya benda kesayangannya itu.
Polisi Buru Pelaku
Pihak kepolisian segera bergerak cepat menanggapi keresahan warga akibat video tersebut. Kapolsek Cibungbulang, Kompol Iwan Wahyudi, mengonfirmasi bahwa insiden perampasan itu terjadi pada Minggu (5/4/2026) sore.
“Anak korban sedang bermain HP bersama temannya di depan warung sembako, lalu ada pengendara motor warna hitam mendekat lalu merampas HP-nya,” ujar Kompol Iwan saat menjelaskan kronologi kejadian.
Saat ini, pihak kepolisian telah mengantongi identitas kendaraan pelaku melalui rekaman CCTV dan keterangan saksi di lokasi. Iwan menegaskan bahwa penyelidikan intensif sedang dilakukan untuk membekuk pelaku yang meresahkan warga Ciomas tersebut.
“Iya (masih diselidiki), korban akan membuat laporan polisi (LP) nanti malam,” tambah Iwan.
Kejadian ini kembali menjadi pengingat bagi para orang tua untuk lebih waspada dan tidak membiarkan anak-anak bermain gawai di tempat terbuka yang mudah diakses oleh orang asing, terutama di lokasi yang sepi. Kini, warga berharap pelaku dapat segera ditangkap agar rasa aman di lingkungan mereka kembali pulih.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com













