FIFA Tolak Permintaan Iran Pindahkan Pertandingan Piala Dunia 2026 dari AS ke Meksiko

0
harga tiket
Ilustrasi perusahan fifa. Foto : Istock

NARASITODAY.COM, MEXICO CITYHarapan Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) untuk memindahkan basis pertandingan mereka di Piala Dunia 2026 dari Amerika Serikat ke Meksiko resmi kandas. Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, mengonfirmasi bahwa otoritas sepak bola tertinggi dunia, FIFA, telah mengetuk palu untuk mempertahankan jadwal semula.

Keputusan ini mengakhiri spekulasi panjang mengenai nasib tim “Melli” di tengah panasnya tensi geopolitik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Logistik Jadi Penentu

Meski Meksiko sempat membuka pintu untuk menjadi tuan rumah pengganti bagi laga-laga Iran, FIFA menilai kerumitan operasional menjadi hambatan utama. Relokasi pertandingan di turnamen sebesar Piala Dunia membutuhkan penyesuaian infrastruktur, keamanan, dan akomodasi yang sangat masif dalam waktu yang kian mepet.

FIFA akhirnya memutuskan bahwa pertandingan-pertandingan tersebut tidak dapat dipindahkan dari tempat asalnya,” ungkap Presiden Sheinbaum dalam konferensi pers di Mexico City, sebagaimana dikutip dari Sportbible, Selasa (14/4/2026).

Baca Juga :  PSSI Jelaskan Alasan Batalnya Proses Naturalisasi Djenna de Jong, Tergantung Rekomendasi Pelatih

Sheinbaum menambahkan bahwa faktor teknis menjadi alasan mendasar di balik penolakan tersebut. “Relokasi itu akan membuat logistik terlalu rumit, dan keputusan ini diambil oleh FIFA,” imbuhnya.

Piala Dunia 2026 yang digelar di tiga negara AS, Kanada, dan Meksiko memang menempatkan Iran dalam situasi yang pelik. Berdasarkan hasil undian, Iran tergabung dalam Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru, di mana seluruh laga grup tersebut dijadwalkan berlangsung di tanah Amerika Serikat.

Stadion SoFi di California akan menjadi saksi perjuangan Iran saat menghadapi Selandia Baru pada 16 Juni dan Belgia pada 21 Juni. Perjalanan fase grup mereka akan ditutup dengan laga melawan Mesir di Lumen Field, Seattle, pada 27 Juni mendatang.

Baca Juga :  Iran Tunjuk Mojtaba Khamenei Gantikan Ayahnya sebagai Pemimpin Tertinggi

Jaminan Keamanan dari Infantino

Kekhawatiran FFIRI bukannya tanpa alasan. Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump sempat melontarkan pernyataan yang menyebut kehadiran Iran di turnamen tersebut berisiko bagi keselamatan. Namun, Presiden FIFA Gianni Infantino bergerak cepat untuk meredam kekhawatiran tersebut.

Setelah melakukan pertemuan personal dengan skuad Iran di Turki pada akhir Maret lalu, Infantino menjamin bahwa keamanan dan sportivitas akan tetap menjadi prioritas utama.

Iran akan berada di Piala Dunia. Kami sangat senang karena mereka adalah tim yang sangat, sangat kuat, saya sangat bahagia. Pertandingan akan dimainkan di tempat yang seharusnya, sesuai dengan hasil undian. Saya sudah melihat timnya, saya sudah berbicara dengan para pemain dan pelatihnya, jadi semuanya baik-baik saja,” tegas Gianni Infantino.

Baca Juga :  Optimisme Tinggi Kluivert: Target Empat Poin dari Duel Lawan Australia dan Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Edisi Perdana 48 Tim

Piala Dunia 2026 sendiri merupakan tonggak sejarah baru dalam sepak bola global, menjadi edisi pertama yang diikuti oleh 48 tim peserta yang dibagi ke dalam 12 grup.

Bagi Iran, yang sudah mengantongi tiket sejak Maret 2025 sebagai jawara kualifikasi Asia, turnamen ini adalah panggung untuk membuktikan kualitas mereka di level dunia. Meski harus berlaga di tengah atmosfer politik yang kompleks, fokus para pemain kini sepenuhnya diarahkan pada rumput hijau Stadion SoFi dan Lumen Field, tempat di mana taktik dan fisik akan berbicara lebih lantang daripada retorika politik.***

Editor : Alysa

Sumber : cnnindonesia.com