Penanaman 1.000 Pohon di Parung Panjang, Jiva Catalys Foundation Gaungkan Komitmen Lingkungan

0
Perwakilan Jiva Catalys Foundation bersama unsur pemerintah dan mitra menyerahkan bibit pohon secara simbolis dalam kegiatan “Rooting the Future: Earth Day 1000 Trees Planting” di Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Sabtu (25/4/2026). Aksi ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif pelestarian lingkungan melalui penanaman 1.000 pohon. Foto : Bram Suryadi

NARASITODAY.COM, BOGOR- Peringatan Hari Bumi 2026 dimaknai dengan aksi nyata oleh Jiva Catalys Foundation melalui kegiatan penanaman 1.000 pohon di Kampung Somang RT 03/RW 03, Desa Parung Panjang, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan bertajuk “Rooting the Future: Earth Day 1000 Trees Planting” ini melibatkan sekitar 100 peserta terpilih yang sebelumnya telah melalui proses seleksi.

Aksi penghijauan ini tidak hanya menjadi bagian dari kampanye pelestarian lingkungan, tetapi juga menandai peresmian resmi berdirinya Jiva Catalys Foundation. Penanaman dilakukan secara bertahap di tiga titik lokasi yang telah disiapkan.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Dinas Kehutanan, BPDAS Citarum Ciliwung, Persemaian Rumpin, BNI Life, Kelompok Tani UFP Parung Panjang, KTH Semesta Tohaga, Komunitas Neragreen Indonesia, pemerintah setempat, hingga masyarakat dan ibu-ibu PKK. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi cerminan kuatnya sinergi dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Baca Juga :  Karang Taruna RW 09 Bojongrangkas Galakkan Gerakan Senada, Pemuda Belajar Menanam dan Bertanggung Jawab

Founder Jiva Catalys Foundation, Mayalyn, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

Ia menegaskan bahwa sejak berdiri pada November lalu, yayasan tersebut berkomitmen menghadirkan program-program berkelanjutan.

“Kegiatan ini bukan yang terakhir. Kami akan terus melanjutkan inisiatif serupa, termasuk pada peringatan Hari Lingkungan Hidup mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Parung Panjang, Drs. Chairuka Judhyanto Nugroho, M.Si., mengapresiasi semangat peserta dalam kegiatan tersebut.

Ia menekankan pentingnya menanam pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

“Tanaman memiliki peran penting dalam menghasilkan oksigen dan menjaga keseimbangan ekosistem. Kegiatan seperti ini perlu terus didorong,” katanya.

Dukungan juga datang dari Ketua Kelompok Tani Parung Panjang, Kang Juna, yang berharap kegiatan ini menjadi amal jariyah dengan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Baca Juga :  Sukses Besar Transpuan Indonesia Meraih Gelar Runner-Up di Miss Equality World 2024

Ia memastikan kelompok tani siap mendukung program pelestarian lingkungan ke depan.

Perwakilan Persemaian Rumpin dari Kementerian Kehutanan, Marlina, turut mengapresiasi inisiatif tersebut.

Ia menyebutkan bahwa sejak 2021, pihaknya telah memproduksi lebih dari 17 juta bibit tanaman sebagai bagian dari program penghijauan nasional. Namun, ia mengingatkan bahwa perawatan pasca-penanaman menjadi faktor kunci keberhasilan.

“Menanam itu penting, tapi merawat jauh lebih menentukan agar manfaatnya benar-benar dirasakan,” ungkapnya.

Kegiatan ditandai dengan penyerahan bibit secara simbolis dari Jiva Catalys Foundation kepada Kelompok Tani Parung Panjang.

Suasana kebersamaan semakin terasa saat peserta mengikuti senam bersama sebelum turun langsung ke lokasi penanaman.

Baca Juga :  Pj. Bupati Bogor Raih Penghargaan Kategori Pelestarian Lingkungan dan Mitigasi Bencana

Para peserta kemudian dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk menanam pohon di titik yang telah ditentukan. Aksi ini menjadi simbol nyata kerja sama berbagai pihak dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Sebagai penutup, seluruh peserta mengucapkan Ikrar Penjaga Bumi sebagai bentuk komitmen bersama untuk terus merawat lingkungan.

Ikrar tersebut menegaskan bahwa tanggung jawab terhadap alam tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam kebiasaan sehari-hari, seperti mengurangi sampah dan menghemat energi.

Ke depan, Jiva Catalys Foundation berkomitmen memberikan pembaruan terkait perkembangan pohon yang telah ditanam sebagai bentuk transparansi sekaligus upaya menjaga keberlanjutan program.

Melalui kegiatan ini, penanaman 1.000 pohon bukan sekadar simbol peringatan Hari Bumi, melainkan langkah awal membangun kesadaran kolektif demi masa depan lingkungan yang lebih berkelanjutan.

Wartawan : Suryadi