China Juara Thomas Cup 2026 Usai Tumbangkan Prancis di Final yang Dramatis

0
China
Shi Yuqi.Foto : karosatuklik.com

NARASITODAY.COM, HORSENS – Sorak-sorai publik di Arena Horsens, Denmark, menjadi saksi kembalinya kejayaan China di panggung bulu tangkis dunia. Tim Thomas China resmi mengukuhkan diri sebagai jawara Thomas Cup 2026 setelah menyudahi perlawanan sengit tim kejutan, Prancis, dengan skor akhir 3-1 pada laga final yang berlangsung Minggu (3/5/2026) waktu setempat.

Kemenangan ini tidak diraih dengan mudah. Prancis, yang tampil sebagai kuda hitam, sempat memberikan perlawanan luar biasa yang memaksa para pemain peringkat atas China bermain hingga batas kemampuan mereka dalam drama empat partai yang menegangkan.

Drama Shi Yuqi dan Perlawanan Alex Lanier

Pertarungan pembuka langsung menyajikan tensi tinggi antara Shi Yuqi dan andalan tuan rumah Eropa, Christo Popov. Christo sempat memberikan harapan bagi Prancis setelah unggul jauh 6-0 di gim pertama dan mencuri gim kedua. Namun, Shi Yuqi menunjukkan mentalitas juaranya di gim penentuan. Saat skor imbang 17-17 yang mencekam, Shi Yuqi berhasil merebut empat poin beruntun untuk menang 21-17, sekaligus membawa China unggul 1-0.

Baca Juga :  Harapan Tim Beregu Putra Indonesia Melaju ke Final SEA Games Melawan Singapura

Prancis tidak tinggal diam. Di partai kedua, Alex Lanier tampil bak kesurupan. Pemain muda ini meledak di lapangan dan menumbangkan tunggal kedua China dengan skor telak 21-10, 21-13. Kedudukan imbang 1-1 membuat atmosfer stadion semakin memanas.

Baca Juga :  AHM Luncurkan New Rebel 1100: Big Bike Cruiser dengan Sentuhan Kustomisasi Tanpa Batas

Weng Hong Yang: Titik Balik yang Menyesakkan

Partai ketiga menjadi kunci sekaligus momen paling emosional dalam laga final ini. Duel antara Toma Junior Popov melawan Weng Hong Yang berlangsung penuh keringat dan determinasi tinggi. Kedua pemain saling berbalas serangan dengan skor yang sangat rapat.

Weng Hong Yang menunjukkan ketenangan luar biasa saat menang 22-20 di gim pertama meski sempat tertinggal 16-19. Setelah Toma membalas dengan skor identik 22-20 di gim kedua, laga berlanjut ke gim ketiga yang berakhir dramatis. Weng Hong Yang akhirnya menutup laga dengan kemenangan tipis 21-19, sebuah poin krusial yang meruntuhkan mentalitas tim Prancis.

Baca Juga :  Tiga Wakil Indonesia Siap Tempur di Perempatfinal Hong Kong Open 2025

Pesta Juara di Tangan Ganda Putra

Tertinggal 1-2 membuat beban berat berpindah ke pundak ganda putra Prancis, Eloi Adam/Leo Rossi. Di sisi lain, He Jiting/Ren Xiangyu tampil tanpa beban dan sangat agresif. Pasangan China ini berhasil memanfaatkan kelelahan psikologis lawan dan menang dua gim langsung, 21-13 dan 21-16.

Kemenangan He Jiting/Ren Xiangyu memastikan angka ketiga bagi China sekaligus mengakhiri perlawanan heroik Prancis. Meski gagal naik ke podium tertinggi, Prancis mencatatkan sejarah dengan mencapai final pertama mereka, sementara China kembali menegaskan dominasi mereka sebagai raja bulu tangkis beregu putra dunia.***

Editor : Alysa

Sumber : cnnindonesia.com