Tensi Diplomatik Memanas, FIFA Pasang Badan Jamin Iran Tetap Merumput di Piala Dunia 2026

0
Iran
Ilustrasi FIFA. Foto : Istock

NARASITODAY.COM, ISTANBULKonflik politik yang masih berlangsung antara Iran dan Amerika Serikat memunculkan pertanyaan besar terkait peluang tim nasional Iran tampil di Piala Dunia FIFA 2026. Meski situasi hubungan kedua negara memanas dalam beberapa bulan terakhir, FIFA memastikan tetap membuka jalan bagi Iran untuk ambil bagian dalam turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.

Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, mengungkapkan optimismenya setelah melakukan pertemuan dengan Presiden Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI), Mehdi Taj, di Istanbul pada Sabtu (16/5/2026). Menurut Grafstrom, dialog yang berlangsung berjalan positif dan membahas berbagai hal penting terkait persiapan Iran menuju Piala Dunia.

Baca Juga :  AS dan Iran Dekati Kesepakatan Nuklir Baru di Jenewa

Ia menegaskan bahwa FIFA terus menjalin komunikasi intensif dengan federasi sepak bola Iran dan berharap tim berjuluk Team Melli itu dapat hadir tanpa hambatan di turnamen tahun depan.

Iran sendiri dijadwalkan menjalani seluruh pertandingan fase grup di wilayah Amerika Serikat. Mereka akan membuka perjuangan di Grup G menghadapi Selandia Baru di Los Angeles pada 15 Juni 2026. Setelah itu, Iran akan bertemu Belgia di kota yang sama sebelum menutup laga grup melawan Mesir di Seattle pada 26 Juni 2026.

Sebelumnya, pihak Iran sempat meminta agar lokasi pertandingan mereka dipindahkan ke Meksiko demi menghindari persoalan diplomatik dan keamanan. Namun permintaan tersebut tidak dikabulkan oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino.

Baca Juga :  Kepala Desa Pangkaljaya Harap Mobil Layanan Jadi Contoh Pelayanan Publik Lebih Baik

Isu semakin sensitif karena Mehdi Taj diketahui pernah memiliki keterkaitan dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Organisasi tersebut telah masuk dalam daftar entitas teroris oleh pemerintah Amerika Serikat dan Kanada. Kondisi itu membuat Taj tidak mendapat izin masuk ke Kongres FIFA yang digelar di Vancouver beberapa waktu lalu.

Meski demikian, FIFA belum memberikan penjelasan rinci mengenai mekanisme visa dan izin masuk bagi pemain maupun ofisial Iran selama berlangsungnya turnamen. Grafstrom hanya menyebut pembicaraan dengan pihak Iran lebih banyak menyangkut urusan teknis dan operasional.

Baca Juga :  Kemenkeu Sri Mulyani Tegaskan Beasiswa KIP dan LPDP Tak Terpengaruh Pemotongan Anggaran

Di sisi lain, Mehdi Taj menyatakan puas dengan hasil diskusi bersama FIFA. Ia mengaku seluruh poin yang diajukan pihak Iran mendapat respons positif dan solusi dari FIFA. Taj berharap tim nasional Iran bisa berangkat ke Piala Dunia tanpa kendala dan tampil maksimal di kompetisi tersebut.

Sebagai bagian dari persiapan menuju turnamen, skuad Iran dijadwalkan bertolak dari Teheran menuju pemusatan latihan di Turki pada awal pekan depan. Setelah itu, mereka akan melanjutkan persiapan di Kompleks Olahraga Kino, Tucson, yang menjadi markas sementara Iran selama Piala Dunia berlangsung.***

Editor : Alysa

Sumber : Berbagai Sumber