Persib Bandung Resmi Masuk Daftar Cekal FIFA, Tidak Bisa Lakukan Pendaftaran Pemain Baru

0
harga tiket
Ilustrasi perusahan fifa. Foto : Istock

NARASITODAY.COM,BANDUNGAwan hitam mendadak menggelayuti langit sepak bola Bandung. Di saat kompetisi musim 2025/2026 tengah bergulir, kabar mengejutkan datang dari Zurich, Swiss. Klub kebanggaan masyarakat Jawa Barat, Persib Bandung, secara resmi masuk ke dalam daftar cekal Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), yang membuat mereka dilarang mendaftarkan pemain baru pada bursa transfer mendatang.

Berdasarkan pembaruan data yang dirilis otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut, klub berjulukan Maung Bandung ini resmi tercantum dalam FIFA Registration Ban List per Jumat (29/5/2026). Hukuman yang dijatuhkan kepada Persib tidak main-main, yakni bersifat tanpa batas waktu alias baru akan dipulihkan hingga sanksi tersebut dicabut secara resmi oleh FIFA.

Menelusuri Jejak Sengketa di Balik Sanksi

Baca Juga :  Persib Bandung Siap Menjamu PSIM Yogyakarta di Laga Penting Pekan ke-31 Super League

Meskipun FIFA tidak merinci secara spesifik alasan pencekalan aktivitas transfer Persib di dalam daftar tersebut, mekanisme sanksi semacam ini umumnya memiliki pola yang sama dalam regulasi sepak bola global.

FIFA Registration Ban List biasanya dikenakan kepada klub yang bersengketa soal gaji kepada pemain. Selama gaji sang pemain yang melapor tidak dilunasi, daftar cekal tak akan dicabut.”

Menariknya, sepanjang musim 2025/2026 ini, internal Persib terbilang adem ayem. Tidak ada desas-desus mengenai keterlambatan hak pemain, apalagi punggawa Pangeran Biru yang sampai mengadu ke Zurich terkait masalah finansial.

Namun, jika menengok ke belakang, sanksi ini diduga kuat merupakan buntut panjang dari konflik lama dengan mantan juru taktik mereka asal Spanyol.

Baca Juga :  Rudy Susmanto Dukung Jabar Kahiji di Peparnas XVII 2024: Harapan Besar untuk Atlet Bogor

“Berdasarkan catatan CNN Indonesia, tidak ada pemain Persib yang melapor ke FIFA soal tunggakan gaji. Catatan yang muncul hanya gugatan Luis Milla Aspas, mantan pelatih Persib.”

Kasus Luis Milla dan Ketukan Palu CAS

Sentuhan feature dari kasus ini memperlihatkan bagaimana bayang-bayang masa lalu kembali menghantui Persib. Hubungan kerja dengan Luis Milla yang retak pada Februari 2023 ternyata menyisakan urusan yang belum kelar. Milla melaporkan Persib ke FIFA karena merasa hak-hak finansialnya pasca-pemecatan tidak dipenuhi sepenuhnya, hingga persidangan bergulir ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Titik balik kekalahan hukum Persib terjadi pada awal tahun ini.

“Pada Februari 2025 itu banding Persib ditolak CAS. Karena itu Persib diminta menyelesaikan sengketa dengan Luis Milla. Persib diminta melunasi hal Luis Milla sebesar Rp374 juta.”

Baca Juga :  Mario Lemos Dipecat Persijap Usai Tim Alami Kekalahan Beruntun di Super League

Diduga karena urusan administratif atau penyelesaian nominal tersebut yang belum tuntas 100 persen, FIFA akhirnya mengetuk palu sanksi larangan transfer ini sebagai bentuk ketegasan.

Hingga laporan ini diturunkan, suasana di markas Persib masih diselimuti aksi bungkam.

“Mengenai hal ini CNN Indonesia telah mengonfirmasi kepada manajemen Persib. Namun hingga berita ini ditayangkan belum ada konfirmasi yang disampaikan pihak klub.”

Bagi para Bobotoh, kepastian penyelesaian kasus ini sangat dinantikan agar manajemen bisa segera membersihkan nama klub dari daftar hitam FIFA sebelum bursa transfer resmi dibuka kembali.***

Editor : Alysa

Sumber : cnnindonesia.com