
NARASITODAY.COM, SAN ANTONIO – New York Knicks membuka Final NBA 2026 dengan kemenangan penting atas San Antonio Spurs. Bermain di Frost Bank Center, Kamis (4/6/2026), Knicks sukses membalikkan keadaan setelah awal laga sempat dikuasai tuan rumah dan menutup pertandingan dengan skor 105-95.
Laga pembuka final berlangsung ketat sejak awal. Spurs tampil agresif di kuarter pertama dan unggul 27-19, membuat publik tuan rumah optimistis menyambut seri final ini. Namun momentum perlahan berubah ketika Knicks mulai menemukan ritme permainan mereka di kuarter berikutnya.
Sejak kuarter kedua hingga akhir pertandingan, Knicks tampil lebih konsisten dan efektif dalam menyerang maupun bertahan. Performa tersebut membuat mereka berhasil membalikkan keadaan dan mempertahankan keunggulan hingga buzzer berbunyi.
Sorotan utama pertandingan tertuju pada Jalen Brunson yang tampil luar biasa. Bermain selama 37 menit, ia menjadi motor utama serangan Knicks dan mencatatkan 30 poin, tertinggi di antara seluruh pemain di lapangan.
Sementara itu dari kubu Spurs, Victor Wembanyama menjadi pencetak angka terbanyak tim dengan 26 poin. Meski tampil dominan di beberapa momen, akurasinya dari luar garis tiga poin menjadi catatan tersendiri. Dari sembilan percobaan tripoin, hanya dua yang berhasil masuk.
Hasil ini membuat Knicks unggul 1-0 dalam seri final dan mencuri momentum penting di kandang lawan. Di sisi lain, Spurs harus segera melakukan evaluasi jika tidak ingin tertinggal lebih jauh di seri panjang ini.
Game kedua Final NBA 2026 akan kembali digelar di tempat yang sama, Frost Bank Center, pada Sabtu (6/6/2026) pukul 07.30 WIB. Pertandingan tersebut diprediksi akan berlangsung lebih panas mengingat Spurs berupaya menyamakan kedudukan di depan pendukungnya sendiri.
Untuk diketahui, kedua tim datang dengan sejarah panjang yang kontras. Spurs terakhir kali menjadi juara NBA pada 2014, sementara Knicks sudah sangat lama menanti gelar sejak terakhir kali juara pada 1973.
Dengan atmosfer final yang mulai memanas, duel kedua tim dipastikan akan kembali menyajikan pertarungan intens antara pengalaman, sejarah, dan ambisi untuk mengakhiri penantian panjang gelar juara NBA.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com












