Roda Depan Boeing 787 Lufthansa Ambruk di Bandara Frankfurt, Sejumlah Staf Terluka

0
Bandara Frankfurt
Ilustrasi Pesawat Boeing 787.Foto : Istock

NARASITODAY.COM, FRANKFURT – Suasana sibuk di gerbang keberangkatan Bandara Frankfurt, Jerman, mendadak berubah mencekam. Sebuah jet berbadan lebar milik maskapai Lufthansa mengalami insiden tak terduga ketika roda pendaratan depan (nose gear) pesawat Boeing 787 tiba-tiba ambruk secara misterius pada Kamis (4/6/2026). Peristiwa ini mengejutkan petugas bandara dan mengakibatkan sejumlah kru darat mengalami cedera.

Beruntung, malaikat pelindung masih menaungi para calon penumpang. Pihak Lufthansa mengonfirmasi bahwa insiden fatal ini terjadi tepat sebelum proses masuk ke pesawat (boarding) dimulai, sehingga kabin pesawat masih dalam kondisi kosong dari penumpang.

Kendati demikian, guncangan hebat tak terhindarkan bagi beberapa awak pesawat dan petugas darat yang sudah berada di dalam burung besi tersebut untuk melakukan persiapan akhir sebelum terbang. Akibat runtuhnya roda depan secara mendadak, moncong pesawat menghantam landasan parkir (apron) dengan keras.

Baca Juga :  Rudy Susmanto - Jaro Ade Janjikan Peningkatan Infrastruktur dan Kesejahteraan untuk Atasi Banjir di Bogor

“Para penumpang belum naik ke pesawat. Sejumlah anggota staf mengalami luka-luka dan sedang mendapat perawatan medis,” kata juru bicara Lufthansa dalam pernyataannya, sebagaimana dikutip dari Reuters.

Sesaat setelah kejadian pada pukul 12.45 siang waktu setempat, sirine ambulans dan armada pemadam kebakaran meraung memecah keheningan bandara. Kendaraan darurat langsung mengepung badan pesawat berlogo burung bangau tersebut.

Pemandangan di lokasi memperlihatkan posisi pesawat yang tidak wajar; hidung pesawat merunduk drastis hingga sebagian perut bagian depannya menyentuh aspal landasan.

Boeing Buka Suara

Baca Juga :  Tata Group Terpukul, Laporan Awal Kecelakaan Air India Jadi Titik Balik

Pesawat yang terlibat dalam insiden ini adalah jenis Boeing 787 Dreamliner, armada modern bermesin ganda yang menjadi andalan Lufthansa untuk rute-rute trans-atlantik jarak jauh.

Rencananya, pesawat tersebut akan menerbangi rute Frankfurt menuju Los Angeles, Amerika Serikat, dengan nomor penerbangan LH450. Akibat kerusakan struktural ini, penerbangan otomatis dibatalkan total.

Menanggapi insiden yang menimpa salah satu produk raksasanya, pabrikan pesawat asal Amerika Serikat, Boeing, langsung mengeluarkan pernyataan resmi. Mereka memastikan akan mendampingi investigasi bersama maskapai.

Juru bicara Boeing mengatakan perusahaan “mengetahui insiden tersebut dan sedang mendukung pelanggannya”, namun tidak memberikan rincian tambahan mengenai penyebab maupun langkah yang sedang dilakukan.

Investigasi Mendalam di Tengah Modernisasi Armada

Baca Juga :  Bupati Bogor Ajak Masyarakat Jadikan Idul Adha Sebagai Ladang Berbagi dan Kepedulian Sosial

Hingga saat ini, teka-teki mengenai penyebab utama ambruknya sistem hidrolik atau kegagalan mekanis pada roda depan tersebut masih gelap. Lufthansa menegaskan tidak akan berspekulasi dan memilih menyerahkan sepenuhnya pada penyelidikan teknis bersama komisi keselamatan penerbangan yang berwenang.

Bagi grup Lufthansa, varian Boeing 787-9 Dreamliner sebenarnya merupakan permata baru yang belum lama menghuni hanggar mereka. Pesawat ini dibeli sebagai bagian dari megaproyek modernisasi dan efisiensi guna menyuntik mati armada-armada uzur yang boros bahan bakar.

Namun, dengan terjadinya insiden di darat ini, program peremajaan tersebut kini harus menghadapi evaluasi keselamatan yang ketat sebelum armada Dreamliner lainnya diizinkan kembali mengudara dengan tenang.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com