Peter Cklamovski Tinggalkan Timnas Malaysia, Sampaikan Pesan Perpisahan dan Harapan untuk Harimau Malaya

0
Malaysia
Peter Cklamovski sebagai pelatih kepala tim nasional Malaysia.Foto : freemalaysiatoday.com

NARASITODAY.COM,KUALA LUMPURAsosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) secara resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan Peter Cklamovski sebagai pelatih kepala tim nasional Malaysia. Pengumuman ini memutus masa bakti Cklamovski yang terhitung singkat di kursi kepelatihan skuad Harimau Malaya, yakni hanya bertahan sekitar satu setengah tahun.

Keputusan pengakhiran kontrak ini diambil berdasarkan kesepakatan bersama (mutual consent). Tidak hanya Cklamovski, FAM juga menyudahi masa kerja beberapa jajaran staf pelatih lain serta CEO timnas Malaysia.

Melalui akun media sosial resmi timnas Malaysia pada Kamis (18/6/2026) siang, pelatih asal Australia tersebut secara terbuka merilis pernyataan pamitnya kepada publik sepak bola Malaysia.

“Hari ini, saya mengumumkan kepergian saya sebagai Pelatih Kepala Tim Nasional Malaysia,” buka Cklamovski dalam unggahan di akun @malaysia_nt dan @famalaysia.

Baca Juga :  Arab Saudi Rela Bayar Rp507 Miliar untuk Kalahkan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Ia menambahkan, keputusan ini diambil agar dirinya bisa melangkah ke jenjang karier berikutnya.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang terlibat atas dukungannya dan sekarang atas pemahaman soal keputusan bahwa sudah waktunya bagi saya untuk mengambil tantangan baru,” ujarnya.

Catatan Apik yang Ternoda Drama di Luar Lapangan

Secara statistik di atas rumput hijau, rapor Peter Cklamovski bersama Harimau Malaya sebenarnya terbilang sangat mengilat. Dari delapan pertandingan yang ia nakhodai, Malaysia sukses menyapu bersih tujuh kemenangan dan hanya sekali memetik hasil imbang sebuah catatan tak terkalahkan yang sempat melambungkan asa para pendukung.

Namun, takdir sepak bola sering kali tidak ditentukan di dalam stadion. Kegemilangan taktik Cklamovski harus hancur berantakan akibat hantaman badai non-teknis: skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi ilegal.

Baca Juga :  Shin Tae-yong Tetap Optimis, Ajak Dukungan untuk Timnas Indonesia Piala Asia dan Piala Dunia

Kasus fatal ini tidak hanya mencoreng wajah federasi, tetapi juga menjadi batu sandungan besar yang menghentikan paksa langkah menjanjikan Malaysia untuk menembus putaran final Piala Asia 2027. Kepergian sang pelatih pun menyisakan rasa sesal mendalam di hati para pencinta sepak bola jiran.

Titip Pesan dan Wejangan untuk Masa Depan Harimau Malaya

Di balik perpisahan yang mendadak ini, Cklamovski tetap menunjukkan rasa hormat yang tinggi kepada para anak asuhnya yang telah bertarung mati-matian di lapangan, serta kepada ribuan suporter setia yang tak pernah lelah bernyanyi di tribun penonton.

“Saya menyampaikan apresiasi terdalam kepada para pemain dan staf yang telah memberikan segalanya sepanjang perjalanan ini. Setiap latihan, setiap pertandingan, dan setiap momen bersama didorong tujuan yang sama untuk mengharumkan nama Malaysia,” ungkap Cklamovski bernada haru.

Baca Juga :  Klasemen Piala AFF U-19 2026 Berubah Setelah Thailand dan Malaysia Raih Kemenangan Dramatis

Menutup lembaran kisahnya di Kuala Lumpur, mantan asisten Ange Postecoglou ini menitipkan wejangan mendalam bagi para pengambil kebijakan di FAM. Ia mengingatkan agar integritas dan sportivitas permainan harus selalu berada di atas kepentingan politik praktis demi menjaga bakat-bakat murni yang dimiliki Malaysia.

“Sepak bola Malaysia punya potensi luar biasa. Semangat suporter, bakat pemain, dan kecintaan kepada sepak bola tanah air menjadi hal yang harus selalu dijaga,” lanjutnya.

“Harapan saya adalah sepak bola Malaysia terus berkembang, dan pengambilan keputusan selalu berpedoman pada yang terbaik untuk permainan, pemain, dan masa depan bangsa,” pungkas Cklamovski tegas.***

Editor : Alysa

Sumber : cnnindonesia.com