5 Gejala Heatstroke yang Sering Diabaikan Saat Suhu Sangat Tinggi

0
heatstroke
Ilustrasi Heatstroke.Foto : Istock

NARASITODAY.COM,JAKARTA – Cuaca panas ekstrem yang terjadi di berbagai wilayah belakangan ini meningkatkan risiko gangguan kesehatan akibat paparan suhu tinggi, salah satunya heatstroke.

Kondisi ini merupakan keadaan darurat medis yang terjadi ketika tubuh tidak lagi mampu mengatur suhu internalnya, sehingga suhu tubuh meningkat secara drastis dan dapat membahayakan organ vital.

Sayangnya, banyak orang tidak menyadari tanda-tanda awal heatstroke karena gejalanya kerap dianggap sebagai kelelahan biasa akibat aktivitas sehari-hari. Jika tidak segera ditangani, heatstroke dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk kerusakan organ hingga kematian.

Berikut lima gejala heatstroke yang sering diabaikan saat suhu udara sangat tinggi.

1. Pusing dan Sakit Kepala Berkepanjangan

Salah satu tanda awal heatstroke adalah munculnya pusing atau sakit kepala yang tidak kunjung membaik. Kondisi ini terjadi karena tubuh kehilangan banyak cairan dan mengalami gangguan dalam mengatur suhu.

Baca Juga :  Kaya Nutrisi! Inilah 5 Manfaat Minyak Wijen untuk Kesehatan Tubuh

Banyak orang menganggap gejala tersebut sebagai akibat kurang tidur atau kelelahan biasa. Padahal, jika terjadi saat cuaca panas ekstrem dan disertai gejala lain, kondisi ini perlu diwaspadai.

2. Tubuh Terasa Sangat Panas

Penderita heatstroke umumnya mengalami peningkatan suhu tubuh hingga lebih dari 40 derajat Celsius. Kulit dapat terasa sangat panas saat disentuh, meskipun tidak selalu disertai keringat berlebih.

Ketika tubuh tidak lagi mampu mendinginkan diri secara efektif, suhu internal akan terus meningkat dan berpotensi mengganggu fungsi organ-organ penting.

3. Mual dan Muntah

Paparan panas yang berlebihan juga dapat memengaruhi sistem pencernaan. Akibatnya, seseorang bisa mengalami mual, kehilangan nafsu makan, hingga muntah.

Baca Juga :  Hati-hati! Ini 5 Gejala Awal Rabies yang Sering Diabaikan Banyak Orang

Gejala ini sering dianggap sebagai masalah lambung atau efek makanan tertentu. Namun, jika muncul setelah berada di lingkungan yang sangat panas, kondisi tersebut bisa menjadi sinyal heatstroke.

4. Kebingungan atau Sulit Berkonsentrasi

Heatstroke dapat memengaruhi fungsi otak sehingga menyebabkan perubahan perilaku, kebingungan, sulit berkonsentrasi, hingga bicara tidak jelas.

Gejala ini sering kali tidak disadari oleh penderita maupun orang di sekitarnya. Padahal, gangguan mental merupakan salah satu tanda serius yang menunjukkan tubuh membutuhkan pertolongan medis segera.

5. Detak Jantung Cepat dan Napas Pendek

Saat suhu tubuh meningkat drastis, jantung akan bekerja lebih keras untuk membantu proses pendinginan tubuh. Akibatnya, detak jantung menjadi lebih cepat dan napas terasa lebih pendek atau terengah-engah.

Jika kondisi ini muncul bersamaan dengan gejala lain seperti pusing, mual, atau kebingungan, risiko heatstroke perlu segera dipertimbangkan.

Baca Juga :  5 Gejala Menular Seksual pada Perempuan yang Sering Disalahpahami

Pentingnya Penanganan Cepat

Heatstroke bukan sekadar rasa kepanasan biasa. Kondisi ini membutuhkan penanganan segera untuk mencegah komplikasi yang lebih serius. Jika seseorang menunjukkan tanda-tanda heatstroke, langkah pertama yang dapat dilakukan adalah memindahkannya ke tempat yang lebih sejuk, melonggarkan pakaian, memberikan pendinginan pada tubuh, dan segera mencari bantuan medis.

Para ahli kesehatan juga mengimbau masyarakat untuk memperbanyak konsumsi air putih, menghindari aktivitas berat saat cuaca sangat panas, serta menggunakan pakaian yang nyaman dan mudah menyerap keringat.

Dengan mengenali gejala-gejala heatstroke sejak dini, risiko dampak kesehatan yang lebih berat dapat diminimalkan sehingga tubuh tetap terlindungi saat menghadapi suhu ekstrem.***

Editor : Alysa

Sumber : idntimes.com