Tiga Serangan Bom Molotov Guncang Thessaloniki, Lima Orang Terluka

0
Thessaloniki
Ilustrasi bom molotov.Foto : Istock

NARASITODAY.COM,THESSALONIKIRentetan tiga serangan bom molotov mengguncang Kota Thessaloniki, Yunani utara, pada Rabu (1/7/2026) dini hari. Serangan yang diduga menyasar kediaman anggota Partai Demokrasi Baru, partai konservatif yang tengah berkuasa, mengakibatkan lima orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Berdasarkan keterangan kepolisian, ledakan terjadi secara beruntun antara pukul 04.00 hingga 04.45 waktu setempat. Pelaku diduga menggunakan bom rakitan yang dibuat dari tabung gas kemah.

“Seluruh korban luka berasal dari serangan ketiga, yang juga memicu kebakaran pada sejumlah mobil dan sepeda motor,” ujar pihak kepolisian, seperti dikutip The Associated Press.

Api yang muncul akibat ledakan dengan cepat menjalar ke sejumlah kendaraan yang terparkir di sekitar lokasi. Kepulan asap juga memenuhi area permukiman sehingga membuat penghuni gedung apartemen berupaya menyelamatkan diri.

Baca Juga :  Turki Gempur Jaringan ISIS, Operasi di Istanbul Berhasil Cegah Serangan di Saat Warga Rayakan Tahun Baru

Polisi menyebut salah satu kendaraan yang terbakar merupakan milik seorang kandidat anggota parlemen dari Partai Demokrasi Baru. Politikus tersebut mengalami luka bakar, sedangkan ibunya menderita luka bakar serius dan kini menjalani perawatan di unit perawatan intensif (ICU).

Selain keduanya, tiga penghuni lain di gedung apartemen yang menjadi lokasi serangan juga dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami gangguan pernapasan akibat menghirup asap kebakaran.

Baca Juga :  Ketegangan Meningkat di Teluk, UEA Diduga Lakukan Serangan Rahasia Terhadap Iran

Hingga saat ini, aparat keamanan masih menyelidiki identitas pelaku serta motif di balik aksi tersebut. Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Serangan menggunakan bom molotov maupun bom rakitan terhadap simbol-simbol pemerintahan, aparat keamanan, atau properti milik pejabat publik bukan merupakan peristiwa baru di Yunani. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah kelompok militan anonim beberapa kali melakukan aksi serupa yang umumnya menyebabkan kerusakan material, meski jarang menimbulkan korban jiwa.

Salah satu insiden terjadi pada Juli 2025 ketika sebuah bom meledak di depan rumah Ketua Asosiasi Penjaga Penjara Yunani di Thessaloniki. Dalam peristiwa itu, ketua asosiasi selamat tanpa cedera, sementara dua orang lainnya mengalami luka ringan akibat pecahan kaca.

Baca Juga :  Pemuda Nanggung Bergerak, Jalan Desa Diperbaiki, Musholla Dibersihin

Sebelumnya, pada Juni 2024, seorang anggota kepolisian yang berjaga di kediaman seorang hakim senior di Athena juga mengalami luka akibat serangan bom bensin.

Rangkaian serangan tersebut kembali menyoroti tantangan keamanan yang masih dihadapi Yunani, terutama terkait aksi kekerasan yang diduga bermotif politik dan menyasar tokoh maupun fasilitas yang berkaitan dengan pemerintahan.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com