Maryland Beri Insentif hingga Rp26,9 Juta untuk Basmi Lele Biru Invasif

0
Maryland
llustrasi ikan lele biru.Foto : Istock

NARASITODAY.COM, MARYLAND – Ikan lele, khususnya lele biru (blue catfish), saat ini menjadi perhatian utama di Maryland, Amerika Serikat. Spesies ikan invasif ini diketahui menjajah kawasan perairan Teluk Chesapeake secara masif, memicu kekhawatiran akan dampaknya terhadap ekosistem lokal yang bernilai ekonomi tinggi.

Departemen Sumber Daya Alam Maryland (DNR) meluncurkan program insentif besar-besaran untuk memancing dan membasmi lele biru yang dianggap mengancam keberadaan spesies asli seperti kepiting biru, ikan white perch, dan menhaden. Langkah ini diambil setelah populasi ikan ini melonjak secara tidak terkendali dan memakan sumber daya perairan yang vital.

Baca Juga :  ESDM Buka Posko Nasional Nataru 2025/2026, Pasokan Energi Dipastikan Aman

Dukungan Finansial untuk Pemancing

Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, pemerintah setempat menawarkan insentif berupa biaya perjalanan memancing hingga US$ 1.500 (sekitar Rp 26,92 juta). Program ini berlaku khusus bagi para kapten kapal sewaan (charter boat) yang bersedia mengikuti program pengendalian populasi ikan invasif tersebut.

Mengutip laporan Wired2Fish pada Rabu (1/7/2026), DNR Maryland menjalankan program bertajuk “Reel in the Blues Bonanza”. Dalam program ini, mereka menyediakan perjalanan memancing gratis secara acak melalui undian selama musim panas dan gugur 2026. Kapten kapal dan pemandu wisata yang lolos kualifikasi akan memperoleh subsidi biaya operasional, termasuk tips untuk awak kapal, bahkan bisa melebihi tarif sewa normal.

Baca Juga :  Perbandingan Konsumsi Ikan RI dan Singapura, Wabup Bogor Tekankan Pentingnya Edukasi Gizi

Upaya Mengendalikan Populasi Lele Biru

Selain insentif finansial, pemerintah Maryland juga membebaskan seluruh batasan jumlah tangkapan, ukuran ikan, maupun musim tangkap untuk lele biru. Langkah ini diambil demi mempercepat pengurangan populasi ikan yang pernah mencapai bobot hingga 82 pon (37 kg) tersebut.

Program ini tidak hanya terbatas pada kegiatan memancing individual, tetapi juga melibatkan penyelenggaraan turnamen lokal. Salah satunya adalah Sharptown Catfish Tournament, yang sebelumnya berhasil mengangkat hingga 1.000 pon lele biru invasif dalam satu acara, menunjukkan efektivitas pendekatan ini.

Baca Juga :  Polisi Gerebek Rumah Kontrakan Prostitusi Online di Bogor, 9 Orang Ditangkap

Rencana Jangka Panjang dan Partisipasi Masyarakat

Berdasarkan keterangan resmi dari pejabat Maryland, strategi pemusnahan massal berbasis insentif ini direncanakan akan terus berlanjut hingga tahun 2027 dan 2028. Keberhasilannya sangat bergantung pada ketersediaan dana dan tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi.

Langkah inovatif ini mencerminkan upaya serius pemerintah dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan dan melindungi sumber daya laut yang bernilai ekonomi tinggi. Dengan pengelolaan yang tepat, diharapkan populasi lele biru invasif bisa dikendalikan secara efektif sebelum semakin merusak lingkungan dan kehidupan laut di Teluk Chesapeake.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com