Mobil Dikemudikan Anggota AL Cile Terjang Pasar Tradisional, Enam Orang Dilaporkan Tewas

0
pasar
Ilustrasi Kota Vina del Mar.Foto : Istock

NARASITODAY.COM, VINA DEL MARHari Minggu yang biasa dihangatkan oleh hiruk-pikuk tawar-menawar di Pasar Caupolican, Kota Vina del Mar, Cili, seketika berubah menjadi mimpi buruk yang mencekam.

Sebuah mobil pribadi yang dikemudikan oleh seorang anggota Angkatan Laut (AL) Cili yang sedang bebas tugas, kehilangan kendali dan menerobos barisan lapak pedagang yang padat pengunjung pada Minggu waktu setempat.

Pihak Angkatan Laut Cili dalam rilis resminya segera mengonfirmasi keterlibatan anggotanya dalam insiden maut di kota pesisir tersebut. Mereka menegaskan komitmen penuh untuk bekerja sama dengan kepolisian guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

Meski otoritas belum merilis angka kematian resmi, laporan media lokal menyebutkan sedikitnya enam orang meregang nyawa di lokasi kejadian.

“Kecelakaan tersebut mengakibatkan beberapa orang meninggal dunia dan lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang bervariasi,” demikian pernyataan tertulis Angkatan Laut Cili, dilansir dari The Associated Press (AP), Senin (13/7/2026).

Kepanikan Massal di Balik Rekaman Kamera

Detik-detik mencekam itu terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) salah satu rumah warga yang beredar luas di media sosial. Mobil tersebut tampak meluncur keluar dari jalur aspal, lalu menghantam keras deretan lapak kayu dan terpal tempat warga menggantungkan hidup.

Baca Juga :  Iis Dahlia Serukan Dialog Damai antara AKSI dan VISI untuk Selesaikan Isu Royalti

Dalam rekaman video lainnya, suasana berubah chaos. Amarah warga tersulut saat melihat sang pengemudi digiring petugas menuju mobil patroli. Kerumunan orang yang murka terlihat mengejar kendaraan polisi sambil meneriakkan kecaman di tengah puing-puing dagangan yang hancur berserakan.

Di tengah situasi tersebut, tim medis dari Rumah Sakit Gustavo Fricke langsung bergerak cepat menangani para korban luka. Setidaknya lima korban, termasuk dua bayi, dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka traumatis. Beruntung, kondisi mereka kini berangsur membaik.

“Pada tahap evaluasi saat ini, kondisi mereka stabil dan tidak lagi berada dalam situasi yang mengancam jiwa. Namun tentu saja mereka masih menunggu seluruh pemeriksaan yang diperlukan dalam kasus seperti ini selesai dilakukan,” jelas Wakil Direktur Rumah Sakit Gustavo Fricke, Denise Cataldo.

Misteri Penyebab Kecelakaan

Di lokasi kejadian, sirene ambulans dan mobil pemadam kebakaran saling bersahutan. Petugas sibuk mengevakuasi korban yang terjepit di antara reruntuhan lapak. Sementara itu, pengemudi mobil yang merupakan satu-satunya orang yang ditahan atas insiden ini—langsung menjalani tes urine dan kadar alkohol.

Baca Juga :  Dishub Kabupaten Bogor Aktifkan Kembali APILL di Simpang Pasar Cibinong

Wakil Menteri Dalam Negeri Cili, Máximo Pavez, mengonfirmasi bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan sang pengemudi bersih dari pengaruh alkohol. Namun, penyelidikan justru menemui jalan buntu pada ingatan sang pelaku. Kepala Kepolisian Vina del Mar, Kolonel Jorge Guaita, menyebut sang pengemudi mengaku tidak mengingat detik-detik sebelum mobilnya merangsek ke dalam pasar.

“Keterangan para saksi yang melihat kecelakaan menunjukkan kendaraan melaju di jalur lalu lintas yang benar, namun dengan kecepatan tinggi,” ujar Kolonel Guaita kepada wartawan.

“Untungnya halte bus menghentikan laju kendaraan tersebut. Jika tidak, kendaraan itu mungkin akan terus melaju dan menyebabkan kerusakan yang jauh lebih besar,” tambahnya.

Sejumlah saksi mata di sekitar lokasi berspekulasi bahwa mobil tersebut sempat bersenggolan dengan kendaraan lain sebelum akhirnya lepas kendali dan melesat ke arah pasar. Meski demikian, pihak kepolisian masih mendalami semua kemungkinan medis dan teknis yang terjadi pada kendaraan pelaku.

Baca Juga :  Wedang Susu Jahe Kekinian, Resep Mudah untuk Hangatkan Tubuh

Duka Mendalam Satu Negara

Tragedi memilukan ini memicu simpati mendalam dari tingkat tertinggi pemerintahan. Presiden Cili, José Antonio Kast, menyampaikan rasa duka citanya yang mendalam melalui sebuah unggahan di platform media sosial X.

“Peristiwa ini telah menempatkan seluruh negeri dalam suasana berkabung,” tulis Kast mengekspresikan kesedihannya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk mendampingi keluarga korban. “Seluruh institusi negara sedang bekerja untuk membantu mereka yang terdampak dan memastikan dengan sepenuhnya jelas siapa yang bertanggung jawab atas peristiwa yang menyakitkan ini,” tambahnya.

Pasar Caupolican, tempat tragedi ini terjadi, bukan sekadar pasar biasa. Terletak di dataran tinggi Vina del Mar, pasar terbuka ini adalah denyut nadi ekonomi warga yang digelar setiap hari Kamis dan Minggu.

Dengan menampung lebih dari 1.000 lapak pedagang resmi serta ratusan pedagang kaki lima, pasar ini selalu dipadati ribuan pembeli. Hari Minggu ini, keramaian yang biasanya membawa berkah itu justru menyisakan duka yang mendalam bagi seluruh Cili.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com