NARASITODAY.COM, NEW JERSEY – Kapten Timnas Argentina Lionel Messi kembali mengantarkan negaranya ke final Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Inggris dengan skor 2-1 pada babak semifinal, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB. Final kali ini menjadi yang ketiga bagi Messi sepanjang kariernya di ajang sepak bola paling bergengsi tersebut.
Sesaat setelah peluit panjang dibunyikan, senyum terlihat mengembang di wajah pemain berusia 39 tahun itu. Perjalanan menuju partai puncak tidak dilalui dengan mudah. Argentina sempat tertinggal sebelum mampu membalikkan keadaan melalui gol-gol di menit-menit akhir.
Final Piala Dunia bukan lagi panggung yang asing bagi Messi. Pada edisi 2014 di Brasil, ia membawa Argentina melaju hingga laga pamungkas bersama sejumlah pemain senior seperti Angel Di Maria, Javier Mascherano, Sergio Aguero, Gonzalo Higuain, dan Marcos Rojo.
Namun, harapan mengangkat trofi harus pupus setelah Argentina kalah dari Jerman lewat gol tunggal Mario Gotze pada babak perpanjangan waktu.
Delapan tahun kemudian, Messi kembali tampil di final Piala Dunia 2022 di Qatar. Kali ini, ia didampingi generasi baru Argentina, seperti Rodrigo De Paul, Cristian Romero, Emiliano Martinez, Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez, hingga Lautaro Martinez.
Perjalanan itu berakhir manis setelah Argentina mengalahkan Prancis melalui adu penalti dengan skor 4-3, sekaligus mengakhiri penantian panjang negara tersebut untuk kembali menjadi juara dunia.
Kini, sebagian besar pemain yang membawa Argentina juara pada 2022 masih menjadi tulang punggung tim. Bersama skuad yang relatif sama, Messi kembali memiliki kesempatan menambah koleksi gelar Piala Dunia.
Pada partai final nanti, Argentina akan menghadapi Spanyol yang dikenal dengan permainan berbasis penguasaan bola. Tim berjuluk La Albiceleste dituntut mampu meredam permainan Rodri dan rekan-rekannya jika ingin mempertahankan gelar juara dunia.
Empat hari menjelang laga puncak, Messi kembali berdiri di ambang sejarah. Jika berhasil membawa Argentina mengalahkan Spanyol, ia berpeluang menutup karier internasionalnya dengan gelar Piala Dunia kedua, sekaligus mempertegas statusnya sebagai salah satu pesepak bola terbaik sepanjang masa.***
Editor : Alysa
Sumber : cnnindonesia.com














