Wakil Bupati Bogor Tekankan Kolaborasi Koperasi dan UMKM di Kabupaten Bogor

0
Bogor
Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade saat menyampaikan penguatan peran koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat dan mendorong kolaborasi koperasi dengan UMKM di Kabupaten Bogor.Foto : dok.Diskominfo Kabupaten Bogor

NARASITODAT.COM, BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mendorong penguatan koperasi sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan dan meningkatkan daya saing ekonomi daerah. Penguatan tersebut dilakukan melalui pembenahan tata kelola, pembinaan koperasi, serta kolaborasi dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade mengatakan, koperasi memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Karena itu, Pemkab Bogor tidak hanya menggelar kegiatan peringatan Hari Koperasi ke-79 tingkat Kabupaten Bogor, tetapi juga menjadikan momentum tersebut sebagai upaya memperkuat ekosistem koperasi di daerah.

“Peringatan Hari Koperasi ini merupakan rangkaian kegiatan yang menyesuaikan agenda nasional. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Koperasi dan UKM menggelar berbagai kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi koperasi dan masyarakat,” ujar Jaro Ade.

Baca Juga :  Pembangunan Perumahaan Di Cibungbulang Hilangkan Sektor Pertanian

Ia menyebut, salah satu fokus Pemkab Bogor adalah memastikan koperasi memiliki tata kelola yang baik, termasuk mendorong pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT), penguatan kepengurusan, serta pembinaan berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan koperasi di lingkungan pemerintah daerah memiliki tata kelola yang baik, aktif melaksanakan RAT, dan terus berkembang melalui pembinaan yang berkelanjutan,” katanya.

Selain koperasi di lingkungan pemerintah daerah, Pemkab Bogor juga akan memperkuat pembinaan terhadap sekitar 800 koperasi yang tersebar di wilayah Kabupaten Bogor. Pembinaan tersebut diarahkan agar koperasi semakin sehat, profesional, dan mampu memberikan manfaat bagi anggotanya.

Baca Juga :  DPRD Kabupaten Bogor Setujui Raperda APBD 2024, Prioritas Pendidikan dan Infrastruktur Tetap Digarap

“Pemerintah harus hadir mendampingi koperasi-koperasi yang belum melaksanakan RAT maupun yang masih membutuhkan pembinaan sehingga menjadi koperasi yang sehat dan kuat,” ungkapnya.

Jaro Ade juga menegaskan komitmen Pemkab Bogor dalam mengawal pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang telah terbentuk di 416 desa dan 19 kelurahan. Program tersebut diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

“Kami akan terus mengawal agar Koperasi Merah Putih berjalan secara bertahap. Yang pembangunannya sudah selesai akan segera diresmikan, sedangkan yang masih berproses akan terus kami dorong, termasuk mencari solusi terkait kebutuhan lahannya,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemdes Situ Ilir Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan

Menurut Jaro Ade, pengembangan koperasi juga perlu dibarengi dengan kolaborasi bersama sektor lain, termasuk pelaku UMKM dan berbagai program ekonomi masyarakat. Ia menilai koperasi harus mampu menjadi bagian dari rantai ekonomi yang saling mendukung.

“Prinsipnya koperasi harus berkolaborasi. Koperasi merupakan bagian dari pergerakan ekonomi dan hubungan antar pelaku usaha (business to business). Persaingan tentu ada, tetapi yang paling penting adalah persaingan yang sehat sehingga mampu mendorong kemajuan Kabupaten Bogor sekaligus memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa Indonesia,” pungkasnya.***

Editor : Alysa

Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor