Final Piala Dunia 2026 di Bogor Jadi Penggerak Ruang Publik dan UMKM

0
final Piala Dunia
Antusias warga menyaksikan final Piala Dunia 2026 melalui kegiatan nobar di ruang publik Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut turut memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM.Foto : dok.Diskominfo Kabupaten Bogor

NAARASITODAY.COM, BOGOR – Gelaran nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol di sejumlah ruang publik Kabupaten Bogor turut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Bogor menilai kegiatan tersebut menjadi momentum pemanfaatan fasilitas publik sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Antusiasme warga terlihat di Alun-alun Kabupaten Bogor yang dipadati masyarakat untuk menyaksikan pertandingan secara bersama-sama. Selain itu, kawasan Stadion Pakansari juga dilaporkan ramai oleh warga yang menikmati laga final bersama keluarga dan komunitas.

Baca Juga :  Liga 1: Tiga Pemain Persebaya Dipanggil Timnas, Siap Berkontribusi di Tingkat Internasional

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa fasilitas publik dapat menjadi ruang interaksi yang memberikan manfaat sosial sekaligus ekonomi.

“Fasilitas-fasilitas publik yang kita siapkan harus benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Bogor. Malam ini digunakan untuk nonton bareng final Piala Dunia, dan alhamdulillah antusias masyarakat sangat tinggi,” ujar Rudy saat meninjau kegiatan nobar, Senin (20/7/2026).

Menurut Rudy, Pemerintah Kabupaten Bogor sejak awal penyelenggaraan Piala Dunia 2026 telah membuka akses sejumlah videotron milik pemerintah daerah agar masyarakat dapat menyaksikan pertandingan di ruang terbuka.

Baca Juga :  Amankan Data Publik, Diskominfo Bogor Kumpulkan Perangkat Daerah untuk Sosialisasi PSE

“Bukan hanya di Alun-alun Kabupaten Bogor, kami mendapat informasi bahwa Stadion Pakansari juga penuh. Seluruh ruang publik yang dipasangi videotron dipenuhi masyarakat,” katanya.

Selain fasilitas yang disediakan pemerintah daerah, sejumlah videotron juga dipasang secara swadaya oleh masyarakat. Rudy menilai langkah tersebut menjadi bentuk partisipasi warga dalam menghidupkan ruang publik melalui kegiatan bersama.

Di sisi lain, kegiatan nobar juga berdampak terhadap perputaran ekonomi di sekitar lokasi. Para pedagang dan pelaku UMKM mendapatkan peluang meningkatkan penjualan seiring meningkatnya jumlah warga yang hadir.

Baca Juga :  Hubungan Taylor Swift dan Travis Kelce Tetap Harmonis Meski Jarang Tampil Bareng

“Yang terpenting, ini seperti lebarannya rekan-rekan UMKM. Sejak peringatan Hari Koperasi beberapa hari lalu sampai malam ini, aktivitas UMKM sangat terasa dan ekonomi masyarakat terus bergerak,” ungkap Rudy.

Rudy menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pelaku UMKM menjadi bagian penting dalam menciptakan ruang publik yang aman, nyaman, serta produktif.

Ia berharap fasilitas publik di Kabupaten Bogor dapat terus dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan positif yang mampu memperkuat hubungan sosial sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.***

Editor : Alysa

Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor