Puasa dan Hujannya

0

Sejak awal ditetapkan hari puasa bulan Ramadhan, hujan tak kenal waktu terus turun membasuh bumi.

Deru hembusan angin cukup kencang di pertengah sepertiga malam. Tak karuan rintik hujan berirama cukup deras.

Baca Juga :  KEMANA SETELAH LULUS SMA?

Ketukan pintu kamar dari Ibu yang lebih dahulu bangun telah menyiapkan santapan sahur.

Bergegas membasuh wajah dengan dingin menyelimuti setiap langkah.

Suka ria menyambut awal puasa penuh dengan kegembiraan. Alhamdulillah bulan penuh keberkahan masih dipertemukan.

Baca Juga :  Pendidikan yang Lelah

Rintik hujan terus menemani sampai matahari terbit dari timur. Kabut begitu tebal pandangan hanya kegelapan.

Hari hari tanah basah, suatu keberkahan. Namun hari itu tidak ada aktivitas untuk yang harus di kerjakan, kembali ke kamar untuk tidur kembali karena hujan di bulan puasa.

Baca Juga :  MENGAPA KURIKULUM SELALU BERUBAH

Selasa 12 Maret 2024