Peringati HJB Ke-542 dan Hari Lansia, RSUD Leuwiliang Gelar Senam dan Edukasi Obat

0

NARASITODAY.COM Momen peringatan Hari Lanjut Usia (Lansia) ke-28 dan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-542 dijadikan momen penting oleh RSUD Leuwiliang untuk mendukung lansia agar tetap sehat dan bermartabat.

“Melalui kegiatan senam lansia dan edukasi kepatuhan minum obat, kami ingin memastikan lansia dapat perawatan dan perhatian yang layak dalam menjalani masa tua dengan kualitas hidup yang baik,” ujar Direktur RSUD Leuwiliang, dr. Vitrie Winastri, (28/5/2024).

Kegiatan yang berlangsung di gedung baru RSUD Leuwiliang itu menghadirkan komunitas “Spirit Sejalan” yakni, komunitas pasien geriatri atau lansia RSUD Leuwiliang. Komunitas ini dibentuk untuk memberikan edukasi dan pelayanan khusus bagi para lansia.

Baca Juga :  Partisipasi RSUD Leuwiliang Dalam Kegiatan Temu Inovator Kabupaten Bogor Tahun 2024

“Senam lansia jadi salah satu kegiatan utama dalam acara ini. Senam ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan fisik para lansia, membantu mereka menjaga kebugaran tubuh, memperbaiki keseimbangan tubuh,” tuturnya.

Menurut dr Vitrie, senam lansianjuga bisa meningkatkan kesehatan jantung. Untuk itu, senam lansia harus dipandu oleh instruktur yang berpengalaman dalam menangani latihan fisik untuk usia lanjut, sehingga para peserta dapat mengikuti gerakan dengan aman dan efektif.

Selain senam, peringatan HJB dan Hari Lanjut Usia pun jadi momen penting untuk memberikan edukasi kepada para lansia mengenai kepatuhan minum obat dengan mengahdirkan para apoteker RSUD Leuwiliang.

Baca Juga :  Tekan angka Putus Sekolah, Sekolah Jauh SMPN 03 Dramaga Dibuka

Rira Noviarianti, S.Farm menjelaskan pentingnya kepatuhan minum obat secara rutin dan sesuai dosis yang telah diresepkan oleh dokter. Edukasi ini sangat penting mengingat banyak lansia yang sering lupa atau salah dalam mengonsumsi obat yang dapat berakibat buruk bagi kesehatan mereka.

“Tips praktis untuk membantu lansia mengingat jadwal minum obat, seperti menggunakan alat bantu pengingat, mencatat jadwal harian, atau meminta bantuan keluarga,” kata Rira.

Baca Juga :  Pj Bupati Bogor Hadiri Peresmian Dapur Sahabat Roti Prabudana di Lapas Kelas II A Cibinong

Dia juga menekankan pentingnya komunikasi antara pasien dan tenaga medis untuk memastikan bahwa pasien memahami benar instruksi penggunaan obat.

Dirinya berharap, kegiatan RSUD Leuwiliang kali ini, dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan para lansia di Kabupaten Bogor dan berkomitmen untuk terus mendukung para lansia agar tetap aktif, sehat dan mendapatkan perawatan yang terbaik.

“Semoga kegiatan RSUD Leuwiliang ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya untuk turut serta dalam mendukung kesejahteraan lansia di Indonesia,” pungkasnya. ***