Begini Kondisi Siswi SMP Usai Terjun ke Sungai Cikaniki

0

NARASITODAY.COM- Seorang siswi SMP berinisial RD (15) dari Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, mencoba mengakhiri hidup dengan melompat dari Jembatan Sungai Cikaniki. Belum diketahui alasan percobaan bunuh diri yang dilakukan siswi ini.

Percobaan ini sempat menggemparkan warga setempat. Jembatan Cikaniki yang tingginya lima meter menjadi saksi dari aksi nekat RD.

Beruntung, RD segera di evakuasi warga dan dilarikan ke Puskesmas Nanggung dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Kepala Puskesmas Nanggung, Dr. Baringin Manik, menyampaikan bahwa RD tiba di puskesmas dalam kondisi kritis.

“Kondisi korban datang dengan kondisi sudah pingsan dan teman-teman IGD melakukan stabilisasi kondisi korban serta mengeluarkan cairan juga melakukan tindakan bantuan pernapasan dari oksigen,” ujarnya, Kamis (07/11).

Baca Juga :  Dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor dan Kadin Gelorakan Program Makan Bergizi Gratis demi Masa Depan Lebih Cerah

Setelah mendapatkan penanganan medis awal, kondisi RD mulai berangsur sadar. Pihak puskesmas pun langsung melakukan konseling mental untuk membantu RD yang terlihat masih syok akibat peristiwa tersebut.

“Setelah sadar kita lakukan konsultasi dengan korban, karena ada tindakan upaya percobaan bunuh diri,” tambah Dr. Baringin.

Setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga, RD kemudian dirujuk ke RS Marzoeki Mahdi, Kota Bogor, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, khususnya terkait kesehatan mentalnya.

“Saat ini pasien sudah ditangani oleh pihak RS Marzoeki Mahdi,” jelas Dr. Baringin.

Baca Juga :  Diduga Salah Jalan karena Google Maps, Truk Bermuatan Pakan Ternak Terguling di Nanggung

Di sisi lain, RD mengeluhkan rasa sakit pada tulang ekor akibat benturan keras saat jatuh ke sungai.

Meski tidak ditemukan luka luar, RD mengalami nyeri pada tulang belakang yang kini mendapat penanganan medis lebih intensif di rumah sakit.

Sebelumnya diberitakan kejadian ini terjadi. pada, Rabu (6/11/2024) sekitar pukul 17.00 WIB.

Menurut Nacing, salah satu warga yang berada di lokasi kejadian, RD awalnya terlihat berjalan kaki sendirian dari arah Desa Hambaro menuju jembatan lukut, tempat dia kemudian melakukan percobaan bunuh diri.

“Alhamdulillah, selamat. Tadi langsung dievakuasi oleh warga, diberi bantuan pernapasan, dan langsung sadar. Sekarang sudah di Puskesmas Nanggung,” kata Nacing.

Baca Juga :  Rudy Susmanto Tegaskan Car Free Day Tak Terpusat di Cibinong

Polsek Nanggung yang mendapat laporan segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab aksi nekat RD.

Dugaan awal mengarah pada percobaan bunuh diri, namun belum diketahui pasti latar belakang tindakan tersebut.

Dedi, paman korban, mengungkapkan bahwa keluarganya belum mengetahui alasan keponakannya melakukan percobaan bunuh diri.

Ia juga membantah rumor yang berkembang di media sosial bahwa tindakan RD dipicu oleh putus cinta.

“Itu tidak benar. Saya dekat sekali dengan dia, dan dia anak yang baik. Mungkin ada hal lain. Anaknya tadi belum bisa diajak bicara,” jelasnya.***