NARASITODAY.COM – Artis ikonik Indonesia, Ikang Fawzi, masih berjuang mengatasi depresi yang dialaminya setelah kehilangan istrinya tercinta, Marissa Haque, pada tanggal 2 Oktober lalu.
Kehilangan yang mendalam ini tidak hanya mempengaruhi kondisi emosionalnya, tetapi juga berdampak signifikan pada kesehatan fisiknya. Dalam sebuah wawancara terbaru, Ikang mengungkapkan bahwa berat badannya telah turun drastis hingga 10 kilogram akibat stres dan kesedihan yang berkepanjangan.
“Saya ini turun sampai lebih dari 10 kilo. Pastilah depresi. Iya, sih, mungkin. Makannya biasa, tapi tergerus sama pikiran,” ungkap Ikang Fawzi
“Kadang saya melihat makanan, tapi tidak ada selera untuk makan. Rasanya semua terasa hampa,” tambahnya.
Ikang juga menceritakan bagaimana kepergian Marissa telah mengubah hidupnya secara drastis. “Kami sudah bersama selama bertahun-tahun, dan tiba-tiba semuanya berubah dalam sekejap. Setiap hari saya berusaha untuk bangkit, tetapi ada kalanya rasa sakit itu datang kembali,” katanya sambil menahan air mata.
“Mereka adalah alasan saya untuk terus berjuang. Saya ingin mereka melihat Ayahnya kuat meskipun dalam keadaan sulit,” ujarnya.
Ikang juga berbagi tentang bagaimana anak-anaknya, terutama Bella, terus memantau kesehatan dan kesejahteraannya. “Bella sering bertanya kepada saya apakah saya sudah makan atau merasa baik-baik saja. Dia sangat perhatian dan itu membuat saya merasa dicintai,” kata Ikang
“Aman-aman ayahnya. Aman-aman,” jawab Ikang Fawzi.
Menjelang akhir tahun, Ikang Fawzi menyatakan bahwa ia akan menghadiri acara spiritual bersama anak-anaknya sebagai bentuk refleksi dan harapan baru. “Tahun baruan kita ada acara spiritual, acaranya juga acara spiritual. Gue nemenin anak-anak, ada teman-temannya bikin acara spiritual gitu. Baguslah,” ungkapnya.
Dengan segala kesulitan yang dihadapinya saat ini, Ikang Fawzi menunjukkan ketahanan dan keberanian yang patut dicontoh. Ia berharap agar orang-orang di sekitarnya dapat memahami betapa pentingnya dukungan emosional dalam menghadapi masa-masa sulit seperti ini.
“Saya ingin semua orang tahu bahwa tidak apa-apa untuk merasa sedih dan mencari bantuan saat dibutuhkan. Kita semua manusia dan berhak merasakan emosi kita,” tutupnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel














