NARASITODAY.COM – Vokalis Coldplay Chris Martin, menunjukkan sikap santainya terhadap berbagai kritik yang diterima bandnya, mengakui bahwa hujatan dari haters adalah bagian tak terpisahkan dari perjalanan mereka dalam dunia musik.
Dalam wawancara terbaru dengan Rolling Stone untuk edisi Januari 2025, Martin menegaskan bahwa kritik adalah hal yang wajar dan penting dalam industri musik. “Akan sangat buruk jika kita hidup di dunia di mana semua orang harus menyukai hal yang sama,” ungkapnya
menambahkan bahwa perbedaan pendapat justru membuat dunia musik menjadi lebih menarik. Martin juga menekankan bahwa mereka menghargai setiap masukan, baik positif maupun negatif, karena hal tersebut dapat membantu mereka tumbuh sebagai musisi.
Martin juga menyatakan bahwa Coldplay sering menjadi target empuk bagi para pengkritik, namun mereka memilih untuk tidak membalas hujatan tersebut. “Kami ini cuma empat pria kulit putih kelas menengah dari Inggris, dan kami pantas dapat cercaan atas apa yang sudah dilakukan orang-orang seperti kami,” jelasnya.
Coldplay lebih memilih untuk menyebarkan cinta dan energi positif melalui musik mereka. “Kami berusaha mengibarkan bendera cinta, bahkan untuk diri kami sendiri,” tambah Martin, mencerminkan filosofi band yang ingin melawan kebencian baik dari luar maupun dari dalam diri mereka sendiri.
Dalam menghadapi berbagai kritik, Martin mengungkapkan bahwa mereka tetap berkomitmen untuk berkarya dan mengeksplorasi musik tanpa tekanan. Sejak 2008, Coldplay telah menerapkan pendekatan anti-tekanan dalam proses kreatif mereka, memungkinkan mereka untuk menghasilkan karya-karya yang autentik dan inovatif. Meskipun sering dihujat, Coldplay terus mencetak sejarah dengan penampilan yang mengesankan di berbagai festival dan konser di seluruh dunia.
Sementara itu, komentar netizen di media sosial mengenai pernyataan Martin beragam. Beberapa penggemar menyatakan dukungan penuh terhadap sikap positif Martin, dengan satu pengguna Twitter menulis,
“Saya menghargai bagaimana Chris Martin dan Coldplay tetap fokus pada musik dan tidak terpengaruh oleh kritik. Mereka adalah inspirasi!”
Namun, tidak sedikit pula yang mengungkapkan ketidakpuasan terhadap arah musik terbaru Coldplay. “Saya rasa mereka sudah kehilangan jati diri. Musik terbaru mereka tidak sekuat album-album sebelumnya,” tulis seorang netizen di Instagram.
Terlepas dari berbagai pendapat yang ada, satu hal yang pasti Coldplay terus menjadi salah satu band paling berpengaruh di dunia musik saat ini. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel














