Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Pangkalan Pasir Rumpin, Diduga ODGJ

0
Pihak kepolisian dan stakeholder setempat melakukan evakuasi diduga ODGJ meninggal dunia di sebuah bale warung. Foto dok : ist

NARASITODAY.COM – Warga Kampung Legok Nyenang, Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor digemparkan dengan penemuan mayat seorang pria tanpa identitas di bale sebuah warung pangkalan pasir, Senin (6/1/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kapolsek Rumpin, AKP Suyoko, bersama Kepala Desa Sukamulya, Irwan Nur Aripin, dan tenaga medis dari Puskesmas Cicangkal langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal.

Baca Juga :  Warga di Sukabumi Hendak Memancing, Anjing Peliharaannya Menggonggong Tak Disangka Menemukan Mayat Tanpa Kepala

Menurut keterangan AKP Suyoko, kronologi penemuan bermula saat pemilik pangkalan pasir hendak mengecek warungnya.

Ia melihat seorang pria tak dikenal sedang tertidur di saung.

Ketika dibangunkan, pria tersebut tidak merespons.

Pemilik warung kemudian menghubungi Puskesmas Cicangkal dan Polsek Rumpin.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, pria tersebut yang diperkirakan berusia sekitar 65 tahun, dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga :  Bupati Rudy Susmanto Tekankan Penanganan Terkoordinasi dan Pencegahan Banjir Berulang di Bogor

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban maupun di sekitar lokasi kejadian,” jelasnya.

Korban diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) karena tidak ditemukan identitas apapun di tubuhnya.

Jasad pria itu telah dievakuasi ke RSUD Leuwiliang untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk visum.

Baca Juga :  SMK Kesehatan Prof. Dr. Moestopo Gelar Pemilihan Ketua OSIS, Salsabila Azis dan Keisya Putri H Raih Kemenangan

Penemuan mayat ini menjadi perhatian warga sekitar yang penasaran dengan identitas pria tersebut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengenali ciri-ciri korban untuk segera melapor ke Polsek Rumpin.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menyelidiki lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian korban.***