Diskanak Bogor Antisipasi Penyakit PMK, Berikan Surat Edaran dan Vaksinasi Ternak

0
Diskanak Bogor Antisipasi Penyakit PMK, Berikan Surat Edaran dan Vaksinasi Ternak

NARASITODAY.COM  – Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Bogor terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi serangan Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) pada hewan ternak.

Sebagai langkah antisipasi, Diskanak mengedarkan surat imbauan kepada para peternak dan melakukan vaksinasi massal.

Dalam kunjungan ke peternakan sapi di Desa Pamijahan, Kecamatan Pamijahan, Senin (20/1/2025), Diskanak memberikan sosialisasi terkait PMK dan pentingnya deteksi dini.

Baca Juga :  Prabowo–Putin Bertemu 5 Jam di Kremlin

Sekretaris Diskanak Kabupaten Bogor, Asep Hermawan, mengungkapkan pihaknya telah mengambil langkah cepat dengan menerbitkan surat edaran dan mendistribusikan vaksin.

“Tadinya kami hanya mendapat 1.000 dosis vaksin PMK. Kemudian, pemerintah pusat melalui provinsi menambah hampir 1.000 dosis lagi. Jadi, totalnya sekitar 2.000 dosis vaksin yang siap digunakan,” ujarnya.

Diskanak juga memperkuat koordinasi dengan pengurus peternakan untuk meningkatkan pengawasan dan komunikasi terkait kesehatan ternak.

Baca Juga :  Pemdes Cileuksa dan Disdukcapil Bogor Cetak Ratusan Dokumen Kependudukan Gratis untuk Warga

“Kunjungan ke lapak penjual juga terus dilakukan. Untuk masyarakat, kami pastikan konsumsi daging di Kabupaten Bogor aman. Dari laporan, hanya tiga ekor ternak yang sempat terdeteksi PMK, dan semuanya sudah sembuh,” katanya.

Asep menjelaskan bahwa meskipun Kabupaten Bogor merupakan wilayah perlintasan ternak antar-kabupaten dan provinsi, pihaknya terus berupaya mencegah penyebaran penyakit.

Baca Juga :  Bupati Bogor Buktikan Komitmen Cegah Korupsi, Gandeng KPK Awasi Sejumlah Proyek Pembangunan

“Kami melakukan deteksi dini di lintas batas serta memberikan imbauan dan sosialisasi kepada peternak dan pedagang,” tegasnya.

Ia juga memastikan bahwa PMK tidak memengaruhi keamanan konsumsi daging di Kabupaten Bogor.

“Sosialisasi dan langkah pencegahan terus diintensifkan untuk memastikan kesehatan hewan ternak tetap terjaga,” pungkasnya.***(Man)