Pj Gubernur Jabar Tinjau Lokasi Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Ciawi 2

0
PJ Gubernur Jabar By Machmudin

NARASITODAY.COM – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, meninjau lokasi kecelakaan maut yang terjadi di Gerbang Tol Ciawi 2, Kota Bogor.

Insiden tragis ini mengakibatkan delapan orang meninggal dunia dan 19 lainnya mengalami luka-luka.

Bey Machmudin menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut.

“Turut berduka cita atas delapan korban jiwa dalam kecelakaan ini. Semoga mereka mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah, dan kita doakan agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujar Bey saat meninjau lokasi kejadian, Rabu (5/2).

Baca Juga :  Gangguan Sistem Penanganan Bagasi di KLIA Malaysia Picu Keterlambatan dan Kekecewaan Penumpang

Selain itu, ia juga mendoakan para korban luka agar segera pulih dan bisa kembali berkumpul bersama keluarga mereka.

“Kita doakan saudara-saudara kita yang terluka segera sembuh dan bisa kembali ke rumah dalam keadaan sehat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Bey memastikan bahwa seluruh biaya perawatan bagi korban luka akan ditanggung oleh Jasa Raharja. Ia juga meminta tim medis untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para korban.

Baca Juga :  Hadapi Bullying di Kantor dengan 5 Cara Ini, Supaya Tak Merusak Kariermu

“Biaya perawatan pertama ditanggung oleh Jasa Raharja. Saya juga meminta pihak rumah sakit memberikan pelayanan maksimal, karena fasilitas di RSUD sudah cukup memadai,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bey menegaskan bahwa biaya lain-lain, termasuk santunan bagi korban meninggal dunia, akan diberikan oleh Jasa Raharja. Biaya pengiriman jenazah juga akan ditanggung oleh RSUD, serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bogor.

“Saya yakin pihak rumah sakit akan memberikan pelayanan terbaik. Jika ada korban yang meninggal dunia, santunan akan diberikan oleh Jasa Raharja, dan biaya pemulangan jenazah akan ditanggung oleh pemerintah daerah,” ungkapnya.

Baca Juga :  Leo/Daniel Pertahankan Gelar Juara, Angkat Tropi Indonesia Masters 2024

Bey juga menyebut bahwa seluruh korban, baik yang selamat maupun yang meninggal dunia, merupakan warga Jawa Barat.

“Saat ini kami masih melakukan identifikasi. Dua korban baru bisa dipastikan identitasnya dari KTP dan SIM yang ditemukan di lokasi, salah satunya berasal dari Sukabumi,” pungkasnya.