Badai Musim Dingin Hebat Melanda AS, Gubernur Imbau Warga Hindari Jalan Raya

0
Badai Musim Dingin Hebat Melanda AS, Gubernur Imbau Warga Hindari Jalan Raya

NARASITODAY.COM – Amerika Serikat (AS) kini tengah dilanda badai salju besar yang menimbulkan korban jiwa. Badai musim dingin yang melanda wilayah tengah dan timur AS ini telah merenggut sedikitnya 14 nyawa warga setempat.

Pada Selasa (18/2), badai musim dingin yang melanda AS bagian tengah dan timur ini menyebabkan tewasnya sedikitnya 14 orang. Sebelumnya, wilayah tersebut juga telah dihantam banjir, angin kencang, dan suhu ekstrem yang sangat dingin.

Layanan Cuaca Nasional (NWS) pada Senin (17/2) waktu setempat mengeluarkan peringatan tentang sistem badai musim dingin yang membawa udara Arktik, yang diprediksi akan memicu suhu sangat dingin, dengan angin dingin mencapai minus 51 derajat Celsius di Montana dan North Dakota.

Baca Juga :  Panglima Angkatan Darat Iran Peringatkan AS dan Israel

“Saya menerima kabar yang lebih buruk. Jumlah korban di Kentucky kini naik menjadi 12 orang,” ujar Gubernur Kentucky, Andy Beshear, seperti dilaporkan AFP. Kenaikan jumlah korban ini terjadi setelah kejadian delapan hari sebelumnya.

Gubernur West Virginia, Patrick Morrisey, dalam laporan terpisah mengungkapkan bahwa negara bagian tersebut juga melaporkan satu korban jiwa akibat cuaca ekstrem tersebut.

“Kami sudah mengonfirmasi satu korban jiwa di sini,” kata Morrisey dalam konferensi pers, sambil memperingatkan kemungkinan banjir lanjutan.

Selain itu, satu korban tewas juga dilaporkan di Atlanta, Georgia. Menurut pejabat pemadam kebakaran setempat, Scott Powell, korban tersebut meninggal saat sebuah pohon besar tumbang dan menimpa rumahnya pada Minggu (16/2) waktu setempat.

Baca Juga :  Italia Siap Kirim Sistem Pertahanan Udara ke Negara Teluk Hadapi Serangan Iran

Sebagian besar korban yang tewas di Kentucky, menurut Gubernur Beshear, tenggelam ketika kendaraan mereka terjebak banjir yang datang secara mendadak. Di antara korban tersebut ada seorang ibu dan anaknya.

Gubernur Kentucky mengimbau warga untuk menghindari jalan raya di seluruh negara bagian, di mana status darurat telah diumumkan oleh pihak berwenang. Lebih dari 1.000 orang dilaporkan berhasil diselamatkan oleh tim penyelamat dalam waktu 24 jam.

NWS juga memperingatkan bahwa cuaca dingin ini akan berlanjut dan berdampak pada wilayah yang lebih luas, menyebabkan suhu sangat rendah di wilayah dataran tengah, pesisir timur, dan bahkan pantai teluk bagian selatan.

Baca Juga :  Konser di Jakarta? Billboard SWAG Justin Bieber Jadi Perbincangan Netizen

“Massa udara Arktik yang sangat dingin diperkirakan akan terus mempengaruhi wilayah utara-tengah AS dan menyebar lebih jauh ke selatan dan timur dalam beberapa hari mendatang,” peringatan NWS.

Meskipun aliran listrik telah pulih di sebagian rumah pada Senin (17/2), lebih dari 50.000 pelanggan masih mengalami pemadaman di negara bagian West Virginia, Pennsylvania, dan Maryland.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel