NARASITODAY.COM – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), bekerja sama dengan Kementerian PAN-RB, berencana untuk membantu mengurangi kemacetan menjelang Idul Fitri dengan mengizinkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk menerapkan Flexible Work Arrangement (FWA) atau Work From Anywhere (WFA).
“Harapannya, kita bisa memulai distribusi mobilitas jelang mudik Lebaran pada 24 Maret 2025,” ujar AHY, seperti dikutip pada Minggu (2/3/2025).
AHY berharap bahwa mulai 24 Maret, kebijakan FWA untuk PNS bisa diterapkan, guna mengurangi kemacetan pada malam-malam menjelang Idul Fitri. Terlebih, ia menyebutkan bahwa Lebaran tahun ini bertepatan dengan Hari Raya Nyepi.
“Kita harus mengatur semuanya dengan baik, agar tidak terjadi penumpukan yang parah. Dengan penyesuaian libur sekolah, kami berharap ini bisa menjadi solusi untuk mengurangi kemacetan yang berlebihan,” lanjut AHY.
Selain itu, AHY juga mengungkapkan adanya insentif, seperti penurunan harga tiket. Menurutnya, pemerintah bersama dengan pihak terkait di industri penerbangan telah berhasil menurunkan biaya kendaraan, termasuk harga avtur dan charge avtur, yang berkontribusi pada penurunan harga tiket, serupa dengan penurunan harga tiket pada masa Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Yang lebih menggembirakan, terima kasih kepada Ibu Menteri Keuangan, karena PPN sebesar 6% ditanggung pemerintah, yang berujung pada penurunan harga tiket ekonomi domestik sebesar 13%-14% dalam periode dua minggu,” kata AHY.
Sementara itu, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menjelaskan bahwa pengaturan PPN yang ditanggung pemerintah tersebut tercantum dalam PMK No. 18 Tahun 2025.
“PPN akan dikurangi, sehingga masyarakat hanya perlu membayar 5%, dengan 6% lainnya ditanggung oleh pemerintah,” jelasnya.
Insentif ini berlaku untuk penerbangan domestik dengan periode pembelian tiket antara 1 Maret-7 April 2025, dan perjalanan yang berlangsung antara 24 Maret-7 April 2025.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel














