Ketua DPRD Kabupaten Bogor Dorong Perluasan Operasi Pasar Murah untuk Jaga Stabilitas Harga

0
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara

NARASITODAY.COM – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, mendorong Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) untuk memperluas operasi pasar murah di seluruh wilayah Kabupaten Bogor. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kestabilan harga dan menghindari kelangkaan minyak goreng, isu yang mencuat setelah terungkapnya kelangkaan di Pasar Cibinong.

Sastra Winara menegaskan pentingnya program minyak goreng “Minyakkita” yang diluncurkan oleh pemerintah pusat tetap tersedia di pasaran. Ia meminta Disperdagin agar lebih aktif dalam mengontrol stabilitas harga serta ketersediaan produk kebutuhan pokok, khususnya minyak goreng.

Baca Juga :  Rudy Susmanto Dampingi KH.Ma’Ruf Amin Buka Ijtima Ulama dan PKU Angkatan 19

“Kami minta Disperdagin untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan produk,” ujar Sastra dalam pernyataannya pada Rabu (12/3/2025).

Menjelang Idul Fitri, Sastra juga mengingatkan Disperdagin untuk tetap waspada terhadap potensi penyalahgunaan minyak goreng oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Sastra menegaskan pentingnya pengawasan agar masyarakat tidak dirugikan oleh praktik-praktik yang merugikan.

Baca Juga :  Trump Ancam Tarik Pasukan AS dari Italia dan Spanyol, Sehari Setelah Ucapkan Pengurangan di Jerman

“Kita tidak ingin ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi ini,” tegasnya, menyoroti potensi celah yang bisa dimanfaatkan oknum-oknum tertentu untuk meraup keuntungan tidak sah.

Sastra berharap dengan memperluas operasi pasar murah, harga-harga barang tetap stabil dan masyarakat bisa mendapatkan produk yang aman, legal, serta sesuai dengan kebutuhan. Ia juga menginginkan agar pasar-pasar lain di Kabupaten Bogor dipersiapkan dengan baik menjelang Lebaran, tidak hanya Pasar Cibinong saja.

Baca Juga :  Pengadilan Agama Jakarta Selatan Konfirmasi Gugatan Cerai Arya Saloka terhadap Putri Anne

“Kami berharap ini tidak hanya terjadi di Pasar Cibinong, tetapi juga di pasar-pasar lain,” tutup Sastra, dengan harapan agar program ini dapat merata ke seluruh wilayah Kabupaten Bogor. ***