Nuansa Mudik Lebaran 2025: Peningkatan Pemudik di Berbagai Moda Transportasi

0
Nuansa Mudik Lebaran 2025: Peningkatan Pemudik di Berbagai Moda Transportasi

NARASITODAY.COM – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 2025, nuansa mudik mulai terasa semakin kuat. Arus mudik yang terus meningkat, baik di jalur darat maupun udara, menunjukkan antusiasme masyarakat yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.

Puncak arus mudik diperkirakan telah terjadi sejak Jumat (28/3) pagi dan diprediksi akan terus berlanjut hingga Sabtu (29/3). Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa puncak arus mudik akan terjadi pada pagi hari, sekitar pukul 09.00 hingga 10.00 WIB, khususnya di Pulau Jawa yang menjadi tujuan utama pemudik.

“Untuk jalur tol dan jalur arteri kemungkinan puncak arus mudik pagi hari ini, mulai dari malam sampai dengan nanti subuh dan mungkin khusus untuk di Jawa karena menjadi tujuan mudik, mungkin antara jam 09.00, jam 10.00, itu akan mencapai puncaknya,” ungkap Kapolri usai meninjau mudik di Stasiun Tugu, Yogyakarta, Jumat (28/3).

Demi kelancaran arus mudik, Polri bersama dengan berbagai pihak terkait telah menyiapkan rekayasa lalu lintas, seperti contraflow dan one way nasional, guna mengatasi kepadatan di jalur darat. Keamanan dan kenyamanan pemudik pun terus dijaga dengan sejumlah langkah antisipasi.

Baca Juga :  Pengendara Diminta Hati-hati Melintas Lokasi Kecelakaan dan Contraflow di Tol Janger

Para pejabat, termasuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menko PMK Pratikno, telah melakukan peninjauan ke beberapa lokasi, seperti Bandara Soekarno-Hatta, Stasiun Gambir, dan Terminal Pulo Gebang pada H-2 Lebaran 2025. Di sejumlah tempat tersebut, pemerintah mencatat adanya peningkatan jumlah pemudik yang memilih transportasi umum.

  • Pemudik Naik Bus Meningkat Signifikan

Salah satu moda transportasi yang mengalami peningkatan pesat adalah bus. Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa jumlah masyarakat yang menggunakan bus untuk mudik pada tahun 2025 meningkat sekitar 145 persen.

“Masyarakat yang menggunakan bus tahun ini meningkat hampir 145 persen,” kata Jenderal Sigit saat meninjau Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, pada Sabtu (29/3/2025). Untuk itu, peninjauan di terminal sangat penting guna memastikan kesiapan armada dan sopir.

Baca Juga :  Bupati Bogor Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan

“Sopir bus sudah kami tes urine untuk memastikan tidak ada penggunaan narkoba. Alhamdulillah, hingga kini tidak ada yang terdeteksi,” lanjutnya, mengungkapkan bahwa pihaknya serius menjaga keamanan perjalanan mudik.

  • Peningkatan Jumlah Pemudik Menggunakan Pesawat

Tidak hanya bus, jumlah penumpang pesawat juga mengalami kenaikan. Berdasarkan hasil peninjauan di Bandara Soekarno-Hatta, jumlah penumpang pesawat tercatat meningkat sekitar 4,9 persen dibandingkan Lebaran tahun lalu.

“Terjadi kenaikan penumpang sekitar 4,9 persen dibandingkan tahun 2024 pada saat mudik,” kata Jenderal Sigit di Bandara Soetta, Sabtu (29/3). Tujuan perjalanan terbanyak para pemudik adalah ke Kualanamu, Denpasar, Surabaya, Yogyakarta, dan Palembang.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi turut menegaskan bahwa bandara telah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi kepadatan penumpang. “Tidak ada kepadatan ataupun antrian yang terjadi di semua terminal. Ini adalah hasil inovasi dari Bandara Soekarno-Hatta untuk menjadikannya sebagai world-class airport,” ujarnya.

  • Kereta Api Masih Jadi Pilihan Favorit

Moda transportasi kereta api pun tetap menjadi pilihan yang populer, meskipun belum sepenuhnya terisi. Kapolri Jenderal Listyo Sigit menyatakan bahwa tingkat keterisian penumpang kereta api mencapai 86 persen, yang menunjukkan bahwa masih ada banyak tempat duduk yang tersedia bagi pemudik.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Dampingi Bupati Bogor Tinjau Arus Mudik dari Helikopter

“Kereta api sangat bisa diandalkan dari sisi kenyamanan, keamanan, dan ketepatan waktu. Dengan menggunakan kereta api, pemudik dapat mengurangi beban di jalur darat,” ujar Jenderal Sigit di Stasiun Gambir pada Sabtu (29/3).

Dia juga menambahkan, tidak ada kejahatan yang tercatat di kereta api selama arus mudik kali ini. “Kami telah memeriksa, baik dengan penumpang maupun petugas, dan sampai saat ini, alhamdulillah, tidak ada kejahatan yang terjadi,” ujar Jenderal Sigit, memberi apresiasi pada seluruh pihak yang telah menjaga kelancaran arus mudik.

Dengan berbagai langkah yang diambil, baik untuk jalur darat, udara, maupun kereta api, mudik Lebaran 2025 tampaknya berjalan lebih lancar dan aman, memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang ingin berkumpul dengan keluarga di hari kemenangan.***