Keluarga Besar Rayen Pono Marah, Tuntut Ahmad Dhani Minta Maaf Secara Adat

0
Keluarga Besar Rayen Pono Marah, Tuntut Ahmad Dhani Minta Maaf Secara Adat

NARASITODAY.COM – Gelak tawa yang awalnya dianggap candaan kini berubah menjadi bara api kemarahan. Rayen Pono, musisi asal Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya memutuskan untuk turun tangan langsung dalam polemik yang melibatkan keluarganya dan pentolan grup band Dewa 19, Ahmad Dhani.

Persoalan bermula dari aksi Ahmad Dhani yang memplesetkan marga Pono menjadi “Porno” dalam undangan acara diskusi Undang-Undang Hak Cipta yang ia sebarkan kepada awak media.

Awalnya, Rayen Pono masih berharap masalah ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Namun, sikap Ahmad Dhani yang tak kunjung memberikan respons lebih lanjut, terutama kepada keluarga besar Pono di NTT, membuat situasi semakin memanas.

“Kemarin belum ada komunikasi apa-apa,” ungkap Rayen Pono kepada detikcom, tengah pekan ini, menggambarkan kebuntuan komunikasi yang terjadi.

Baca Juga :  Venezuela Bersiap Memilih Pemimpin Baru dari Calon-Calon Potensial

Merasa bertanggung jawab atas nama baik keluarganya, Rayen Pono akhirnya mengambil sikap tegas. Ia merasa perlu memberikan ultimatum kepada Ahmad Dhani agar bertanggung jawab atas perbuatannya.

“Ya mereka (keluarga) memang bilang ini gak bisa didiamkan. Jadi tadinya aku berpikir gimana caranya supaya jangan aku yang menuntut gitu ya. Keluarga kalau memang masih merasa keberatan ya coba apa yang harus dilakukan, tapi ya mereka terbuka akhirnya, saya juga berpikir bahwa seperti tadi, mereka (keluarga) nggak punya resources di sana, bikin laporannya kan juga harus di sini, jadi ya segala sesuatu jadi sulit,” papar Rayen Pono dalam perbincangan di hari berikutnya, menjelaskan pertimbangan yang membuatnya akhirnya memutuskan untuk mengambil langkah hukum.

Baca Juga :  Eksplorasi Keindahan Alam: 5 Wisata Terbaik di Nusa Tenggara Timur

Rayen Pono menegaskan bahwa keputusan ini diambil setelah berdiskusi panjang lebar dengan keluarga besarnya di NTT. Ia menyadari bahwa keluarga Pono di kampung halaman tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk menempuh jalur hukum di Jakarta.

Oleh karena itu, ia merasa terpanggil untuk membantu memperjuangkan keadilan bagi keluarganya. Rayen pun mengaku mengambil keputusan ini didampingi oleh kuasa hukumnya.

“Ini bukan lagi masalah pribadi antara saya dan Ahmad Dhani. Ini tentang nama baik keluarga besar Pono di NTT,” tegas Rayen.

Masalah ini bermula ketika Ahmad Dhani membagikan undangan acara diskusi Undang-Undang Hak Cipta kepada awak media. Dalam undangan tersebut, ia mencantumkan nama Rayen Pono, namun dengan plesetan “Rayen Porno”.

Baca Juga :  5 Tantangan Berat Merantau ke Luar Negeri yang Perlu Kamu Siapkan

Meskipun Ahmad Dhani telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka, permintaan maaf tersebut hanya diterima oleh Rayen Pono secara pribadi, tidak untuk keluarga besarnya di NTT.

Keluarga besar Pono merasa bahwa plesetan nama marga mereka adalah bentuk penghinaan yang tidak bisa ditoleransi. Mereka merasa nama marga mereka telah dicemarkan di depan publik.

Kini, Rayen Pono dan tim kuasa hukumnya tengah mempersiapkan langkah hukum untuk menuntut Ahmad Dhani atas dugaan pencemaran nama baik. Kasus ini menjadi sorotan publik, dan banyak yang menantikan bagaimana penyelesaian akhir dari polemik ini.***