NARASITODAY.COM – Ketika angin dingin mulai menggigit kulit dan langit mendung menggantung sepanjang hari, tak ada yang lebih menghibur selain semangkuk mi hangat yang penuh cita rasa.
Di antara banyak pilihan, Mi Lethek Nyemek hadir sebagai pelukan hangat dari dapur tradisional Yogyakarta. Bukan mi biasa, mi ini membawa kisah lama tentang kearifan lokal yang bertahan dalam setiap seruput kuahnya.
Mi lethek yang berarti “mi kotor” dalam bahasa Jawa karena warnanya yang cokelat kusam dibuat dari singkong dan tanpa bahan pengawet. Teksturnya kenyal, cita rasanya bersahaja, dan justru di sanalah letak daya tariknya. Disajikan nyemek, alias berkuah sedikit namun kaya rasa, mi ini menjadi favorit saat cuaca sedang tidak bersahabat.
“Kalau lagi hujan atau malam-malam dingin, paling enak makan mi lethek nyemek. Hangatnya itu sampai ke hati,” ujar salah satu penikmat kuliner tradisional di Jogja.
Berikut bahan-bahan yang dibutuhkan:
-
250 gram mi lethek (bisa diganti dengan suun atau bihun bila sulit ditemukan)
-
150 gram ayam, potong kecil-kecil
-
5 buah bakso, iris sesuai selera
-
1 ikat sawi hijau dan 100 gram kol, untuk kesegaran dan tekstur
-
2 butir telur, dimasukkan langsung ke kuah agar menyatu
-
2 buah tomat, beri sentuhan segar dan sedikit asam
-
Daun bawang dan seledri, sebagai penyempurna rasa
-
Bumbu halus: bawang merah, bawang putih, kemiri sangrai, kunyit, dan jahe
-
Bumbu pelengkap: kecap manis, kaldu ayam bubuk, garam, dan lada
Cara Membuat:
- Rendam mi lethek dalam air panas hingga lunak, tiriskan, lalu aduk dengan 1 sendok makan minyak agar tidak lengket, sisihkan.
- Haluskan bumbu bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, dan jahe.
- Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan potongan ayam, aduk rata dan masak hingga ayam berubah warna.
- Tuang air, masak hingga mendidih. Tambahkan bakso, kecap manis, kaldu ayam, garam, dan lada. Aduk rata.
- Pecahkan telur ke dalam rebusan, aduk perlahan hingga telur berserabut dan matang.
- Masukkan sawi, kol, tomat, dan mi lethek. Masak hingga sayuran layu dan mi benar-benar matang.
- Tambahkan daun bawang dan seledri, aduk sebentar lalu angkat.
- Sajikan mi lethek nyemek dalam keadaan hangat untuk sensasi yang nikmat dan menghangatkan tubuh.
Mi lethek nyemek bukan sekadar makanan, tapi juga nostalgia, kenyamanan, dan warisan rasa yang tak lekang oleh waktu. Apakah kamu siap mencoba kehangatan dari semangkuk mi sederhana ini di rumah?***














