
NARASITODAY.COM – Pekerjaan hotmix pada jalan penghubung di Desa Banyuresmi, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, mendapatkan keluhan warga. Bahkan, video kondisi jalan yang dianggap bermasalah tersebut viral di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun TikTok @ajel267.
Dalam video tersebut terlihat kondisi jalan yang mulai rusak meskipun baru selesai dikerjakan sekitar seminggu lalu. Dari papan informasi proyek yang terekam, pekerjaan jalan dengan volume P 250 x L 2,5 meter ini berlokasi di Kampung Lemah Bereum dan Kampung Ciawi, Desa Banyuresmi, dengan anggaran Rp 107.680.000 yang bersumber dari Dana Desa tahap II tahun 2025.
Unggahan di TikTok itu juga menampilkan kritik pedas, “Kelakuan Desa Banyuresmi, sekalinya diaspal kaya gini. Dana seratus juta, baru seminggu sudah rusak.”
Menanggapi viral nya keluhan warga, Kasi Pemerintah (Kasipem) Kecamatan Cigudeg, Hery Yusuf, mengatakan pihaknya sudah mengetahui keluhan tersebut dan ia juga menjelaskan bahwa pekerjaan yang berada di Desa Banyuresmi itu oleh pihak ketiga.
“Info dari pihak desa, pengerjaan itu dilakukan pihak ketiga bernama Ajat. Pihak kecamatan sebenarnya sudah memiliki jadwal monitoring dan evaluasi (monev) untuk Desa Banyuresmi yang dijadwalkan bulan Agustus. Kalau memungkinkan, jadwal ini bisa dimajukan,” ucap Hery saat dihubungi via telepon, Senin (21/7/2025).
Ia menegaskan bahwa pihak ketiga memiliki tanggung jawab penuh untuk memperbaiki kerusakan sesuai dengan perencanaan dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
“Kalau mau diperbaiki lagi, itu tanggung jawab pihak ketiga. Dari informasi yang saya terima, pihak ketiga sudah berencana memperbaikinya minggu-minggu ini. Kalau tidak, sudah pasti jadi temuan. Hasil RAB desa nantinya juga akan diverifikasi di lapangan sesuai spesifikasi,” jelasnya.
Hery juga menyebut, alasan pihak ketiga salah satu alasan jalan cepat rusak adalah karena dilalui kendaraan berat seperti truk.
“Kalau dilihat dari papan semingguan kali ya dan alasan dari pihak ketiga jalan tersebut dilalui mobil truk dan sebagainya,” pungkasnya.













