Kawasan Bisnis Terkena Lockdown, New York Hadapi Krisis Keamanan Mendadak

0
Ilustrasi jalan penyerbangan di New York .foto:istock

NARASITODAY.COM – New York City memberlakukan lockdown di kawasan Midtown Manhattan pada Senin waktu setempat setelah terjadi insiden penembakan terhadap seorang polisi. Aparat dikerahkan secara besar-besaran, membawa senjata laras panjang, drone, serta mengenakan rompi antipeluru untuk mengamankan lokasi kejadian.

Langkah ini diambil tak lama setelah Wali Kota New York City Eric Adams mengumumkan melalui platform X bahwa sedang berlangsung penyelidikan atas insiden penembakan aktif.

Baca Juga :  Konser "Bingah Yura" Yura Yunita Siapkan Pertunjukan Spektakuler di Februari 2025

“Kepada Warga New York: saat ini sedang berlangsung investigasi penembakan aktif di Midtown,” tulis Adams, Selasa (29/7/2025).

“Harap lakukan tindakan pencegahan keamanan yang tepat jika Anda berada di sekitar lokasi dan jangan keluar jika Anda berada di dekat Park Avenue dan East 51st Street,” tambahnya.

Lokasi penembakan berada di sekitar Park Avenue dan East 51st Street, yang dikenal sebagai kawasan strategis dengan keberadaan hotel bisnis berbintang lima dan kantor pusat perusahaan besar seperti Colgate Palmolive dan KPMG. Beberapa ambulans dilaporkan telah tiba di tempat kejadian.

Baca Juga :  Satpol PP Parungpanjang Siap Bongkar Reklame Ilegal di Jalan Raya Dago dan Cikuda

Kepolisian mengonfirmasi adanya penembakan, namun belum memberikan informasi rinci. CNN International melaporkan bahwa seorang petugas polisi dan sejumlah warga sipil menjadi korban. Sementara itu, AFP menyebut terdapat enam korban tembakan, termasuk petugas yang berada dalam kondisi kritis dan tengah dirawat di rumah sakit.

Baca Juga :  5 Aktivitas dan Pilihan Hidup untuk Kamu yang Memutuskan Childfree

“Saat ini, lokasi kejadian telah dikepung dan pelaku penembakan tunggal telah dinetralisir,” ungkap Komisaris Polisi Jessica Tisch.

Identitas pelaku belum diungkap secara resmi, namun disebut sebagai “pria bersenjata” yang tewas dalam insiden tersebut.***

sumber:cnbc

Ikuti Berita : Google News
Ikuti Saluran WhatsApp: Narasitoday